Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nick Wilson di Deliserdang

  • Whatsapp
Ilustrasi pembunuhan (Indiespot.id/Pixabay)

Indiespot.id-Deliserdang. Polresta Deli Serdang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bocah SMP, Nick Wilson (13) yang tewas dalam karung di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/11). Total ada 33 adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini.

“Jalannya rekonstruksi dilaksanakan oleh 8 orang dengan menggunakan pemeran pengganti dan melaksanakan adegan sebanyak 33 adegan,”ujar Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus.

Bacaan Lainnya

Firdaus menjelaskan, pelaksaanaan rekonstruksi di lakukan di lokasi pembunuhan di Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa.

“Dari jalannya rekonstruksi dapat digambarkan pembuktian perbuatan yang dilakukan tersangka bernama Masri Uni Alamsyah sesuai dengan Pasal 340 sub 338 KUHP,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan, tersangka pembunuhan korban berstatus mahasiswa bernama Masri (25). Dia merupakan warga Desa Tanjung Sporkis, Kecamatan Galang.

Setelah ditelusuri, tersangka dan korban merupakan tetangga di lingkungan rumahnya, yakni di Desa Ujung Rambe. Keduanya juga saling kenal. Kata Yemi, Masri menghabisi nyawa Nick karena dendan lantaran rumah orang tuanya kerap disebut sarang narkoba.

“Motifnya, dendam di mana korban selalu menyampaikan orang tua dari M di rumahnya sering dilakukan kebiasaan berbau narkoba. Sehingga muncul dendam,” ujar Yemi saat konferensi pers di Mapolresta Deli Serdang, Rabu (25/9).

Yemi mengatakan pembunuhan terjadi Sabtu (15/8), sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya Masri hendak ke ladang ubi dengan membawa tali dan goni. Di persimpangan Jalan Namorambe, Kecamatan Bangun Purba, Masri bertemu dengan Nick Wilson.

Identitas tersangka terungkap setelah jasad Nick Wilson ditemukan Rabu (19/8). Dari penyelidikan mengarah ke tersangka Masri.

Tim dari Polresta Deli Serdang lalu meminta kepada pihak keluarga Masri agar ia menyerahkan diri. Hingga pada Sabtu (29/8) tersangka menyerahkan diri. Masri pun dijemput polisi dan keluarganya di Mandailing Natal. (EA)