Jalur Pendakian Gunung Sibayak Ditutup Sementara

  • Whatsapp
Gunung Sibayak (Indiespot.id/Guntur Bayu)

Indiespot.id-Karo. Jalur pendakian Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatra Utara ditutup sementara, lantaran munculnya Harimau Sumatera (Phanthera tigris Sumatra) di kawasan tersebut baru-baru ini.

“Mulai hari ini tanggal 16 oktober 2020 kita ditutup sementara demi menghindari gangguan atau konflik dengan satwa liar atau sering disebut harimau sumatera,” terang Kepala UPT Pengelolaan Tahura Bukit Barisan, Ramlan Barus kepada wartawan, Jumat (16/10).

Bacaan Lainnya

Ramlan pun mengimbau kepada seluruh masyarakat terlebih komunitas pecinta alam untuk tidak masuk ke Kawasan wisata Bukit Barisan dan jalur pendakian Gunung Sibayak. Aturan ini berlaku sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Penutupan ini sampai batas waktu belum ditentukan, artinya setelah diteliti para ahli satwa liar sudah benar-benar kondusif, aman mulai kita buka lagi,” sambung Ramlan.

Pihaknya juga telah meyiapkan personil yang akan menjaga, guna mengantisipasi warga ataupun pengunjung yang nekat masuk Kawasan Gunung Sibayak. Jika nantinya kedapatan, maka akan disuruh balik arah.

Sementara itu, untuk mendikteksi keberadaan harimau yang berkeliaran, pihaknya melakukan beberapa upaya diantaranya dengan memasang kamera trap di lokasi penampakan harimau. Namun, hingga kini belum terlanca tanda-tanda keberadaan harimau tersebut.

Sebelumnya, Harimau Sumatera itu pertama kali terlihat petugas retribusi di pos pendakian Gunung Sinabung pada 29 Agustus 2020. Kemudian pada 30 September 2020, pengunjung yang mengendarai mobil juga melihatnya di pos pendakian.

Pemberitahuan penutupan disampaikan melaui surat dari UPT Pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan Dinas Kehutanan Sumut No: 522/690/TAHURA-BB/10/2020 tertanggal 15 Oktober 2020. (EA)