Berikut Poin Kerjasama Kemenkes dengan ICL Dalam Pengembangan Vaksin Covid-19

  • Whatsapp
Penandatanganan LoI itu disaksikan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri BUMN Erick Tohir. (indiespot.id/istimewa)

Indiespot.id-Jakarta, Upaya Kementerian Kesehatan RI menjalin kerja sama pengembangan vaksin COVID-19 berbasis RNA sintetis dengan Imperial College London (ICL) dan VacEquity Global Health Ltd (VGH) di London, menghasilkan beberapa kesepakatan kerja sama.

Dalam keterangan tertulis resmi yang diterima Indiespot.id, Letter of Intent (LoI) berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk melakukan kerja sama yang saling menguntungkan. Adapun kesepakatan itu berisikan, antara lain:

Bacaan Lainnya

a. Potensi pengadaan vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh ICL dan VGH.

b. Kerja sama penelitian dan pengembangan vaksin COVID-19 melalui uji klinis bersama.

c. Membuka peluang kerja sama penelitian yang lebih luas lainnya di masa mendatang sesuai dengan area kerja sama yang tertuang dalam MoU Bidang Kesehatan antara Indonesia dan Inggris yang ditandatangani pada bulan Juni 2020.

d. Membuka peluang kerja sama program peningkatan kapasitas dan pendidikan di bidang Kesehatan.

e. Membuka peluang beasiswa dan pertukaran pelajar untuk memperkuat hubungan antara ICL dan Indonesia.

“Dengan ditandatanganinya LoI tersebut, semakin meningkatkan peluang Indonesia untuk mendapatkan akses terhadap kandidat vaksin COVID-19 yang sebelumnya sudah diperoleh dengan Sinovac (RRT), Sinopharm (RRT) dan Astra Zeneca (Inggris),” tulis dalam keterangan resmi Kemenkes RI.

Kunjungan delegasi Kemenkes ke Inggris pada 13-14 Oktober 2020 merupakan serangkaian upaya bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian BUMN dalam rangka mendapatkan akses vaksin COVID-19.

Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang telah ditandatangani pada 5 Oktober 2020. (E4)