Cucu Raja Setia R Arifin Setia Munthe Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kiprahnya

  • Whatsapp
R. Arifin Setia Munthe SH (semasa kecil) dan ayahnya Raja Bahrudin Munthe (diberi tanda lingkaran) berfoto bersama dengan para keluarga (ist)

Raja Arifin Setia Munthe SH berpulang ke Rahmatullah. Kondisi Arifin Setia menurun hingga wafat pada Senin 21 September 2020 dini hari di Kota kelahirannya yakni Rantau Parapat, Kabupaten Labuhan Batu dan dimakamkan pada hari yang sama di Pemakaman Keluarga daerah Sibuaya Kota Rantau Parapat.

Dari data yang dihimpun, R. Arifin Setia kelahiran 14 April 1952 wafat di usianya 68 tahun merupakan anak pertama dari Raja Bahruddin Munthe dan cucu dari Raja Setia Muda Munthe. Secara garis keturunan bersepupu dengan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ir. Hj. Raja Sabrina, M.Si Munthe. Dimana ayahnya Raja Bahrudin Munthe merupakan abang dari Raja Sahbudin Munthe yang merupakan ayah dari Raja Sabrina.

Bacaan Lainnya
R. Wisjnu Wardhana Munthe SH (masker putih) anak almarhum R. Arifin Setia Munthe SH saat proses hendak pemakaman. (istimewa)

R. Arifin Setia menikah dengan Dra Asmah dan memiliki lima orang anak yaitu anak pertama Raja Rully Novanda Munthe S.Kom bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Seketariat Dewan Labuhan Batu Selatan (Labusel), kedua Raja Wisjnu Wardhana Munthe SH sebagai Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), anak ketiga Raja Djibril Arbeto Munthe SH, anak keempat Raja K. A. Zakaria Munthe SH dan anak kelima Raja Mira Munthe yang masing-masing bekerja di perusahaan swasta.

Semasa hidupnya, R. Arifin Setia dikenal sebagai tokoh yang gemar bersedekah. Dan banyak menghabiskan hidupnya di Jakarta sebagai advokat, lalu sejak tahun 2007 kembali ke Labuhan Batu.

 

R. Arifin Setia juga aktif berorganisasi sejak muda. Beliau mulai aktif di organisasi kemasyarkatan yaitu Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) daerah Provinsi Jakarta, Angkatan Muda Partai Golkar ( AMPG), Ikatan Keluarga Labuhanbatu (IKLAB) Raya.

Dia juga menorehkan karier di dunia politik. Dia bergabung dengan Partai Demokrat dan menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labusel periode 2009-2014 dari Partai Demokrat.
Dan terakhir almarhum bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB).

Dengan berpulangnya almarhum keluarga tak bisa membendung air mata, pertanda kehilangan yang begitu dalam. Bagi keluarga almarhum R. Arifin Setia sosok meliki prinsip yang keras dalam mendidik anak.

“Ayah merupakan sosok yang keras dalam berprinsip dan mendidik anak-anaknya. Serta almarhum sosok yang suka berderma kepada sesamanya,” kenang Wisjnu Wardhana anak kedua almarhum, Sabtu (26/9).

R. Arifin Setia Munthe SH semasa hidupnya (ist).

Wisjnu Wardhana pun mewakili keluarga juga sekaligus meminta dibukakan maaf jika ada kesalahan yang dimiliki almarhum semasa hidup baik disengaja maupun yang tidak disengaja.

Wisjnu Wardhana menceritakan, mengutip dari adik kandung ayahnya bernama Raja Dausyah Munthe 64 dan Alisyah Munthe 56. Katanya, Raja Setia itu anak dari Raja Setia Lelawangsa yang merupakan anak Raja Sorimuda Lelawangsa yang merupakan anak dari Raja Patuan Bolatan dan anak dari Raja Rantauprapat pertama yang mulia Patuan Munthe.

Dimana pada kala itu, sebut Wisjnu Wardhana ketika sekitar pada abad ke 18 Masehi di Parbatua berdiri satu Kerajaan yang dipimpin Mangaraja Patuan Munthe. Kerajaan ini mempunyai wilayah sebelah Utara berbatas dengan Alam (Sungai Aek Lengkungan dan Tor/Bukit Marsangge), sebelah Timur berbatas dengan Aek Durian Begu, dan sebelah Selatan berbatas dengan Aek Siborok/Aek Linggator dan sebelah Barat berbatas dengan Tor (Bukit) Sialogo (rel)