Pemerintah Tetapkan SNI Masker Kain, Berikut Kriterianya!

  • Whatsapp
Masker Kain (Indiespot.id/Pixabay)

Indiespot.id-Jakarta. Di tengah pandemi Covid-19, timbul polemik baru mengenai kelayakan masker kain yang digunakan akibat langkanya masker medis. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk masker kain yang beredar di masa pandemi.

Menteri Perindustrian atau Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan SNI masker kain baru ditetapkan pada 16 September 2020, setelah proses perumusan selama lima bulan. Penetapan ini bertujuan tak lain untuk melindungi masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“SNI masker kain ini dirumuskan untuk menjaga kualitas dan melindungi masyarakat secara optimal dari penularan wabah COVID-19, mengingat masker kain kini menjadi alternatif di tengah keterbatasan masker medis,” kata Menperin melalui keterangan resmi, Minggu (27/9).

Masker Kain (Indiespot.id/Pixabay)

Untuk mendapatkan sertifikat SNI, produsen harus mengajukan pengujian ke Bandar Standardisasi Nasional (BSN). Kemenperin pun membeberkan beberapa persyaratan masker kain yang layak mendapatkan sertifikasi SNI.

“Di antaranya harus memiliki minimal dua lapis kain. Kombinasi bahan yang paling efektif digunakan adalah kain dari serat alam seperti katun, ditambah dua lapisan kain chiffon mengandung polyester-spandex yang mampu menyaring 80-99 persen partikel, tergantung pada ukuran partikelnya,” terang Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kemenperin, Muhammad Khayam.

Selain bahan dan spesifikasinya, produk masker kain yang akan mendapatkan SNI juga harus diuji terlebih dahulu efektivitasnya dalam menyaring bakteri atau partikel lain. Di mana masker kain harus tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serrta saliva (air liur).

“Selain itu, pada kemasannya juga harus dicantumkan cara pemakaian, perawatan pencucian, melepaskan masker kain, dan hal-hal lain yang diperlukan dalam penggunaan masker kain juga diinformasikan dalam SNI ini,” sambung Khayam.

Adapun nomor SNI masker kain adalah 8914:2020 untuk kategori Tekstil – Masker dari kain, ditetapkan melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 408/KEP/BSN/9/2020. (EA)