Melonjaknya Angka Positif Covid-19, Gubernur Sumut Distribusikan 1.875 Alat Rapid SWAB ke Kepulauan Nias

  • Whatsapp
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias menandatangani kesepatakan bersama tentang optimalisasi penanganan bersama Covid-19 (Indiespot.id/Humas Sumut)

Indiespot.id-Medan. Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendistribusikan 1.875 alat Rapid SWAB ke Kepulauan Nias, Kamis (17/9). Pendistribusian ini dilakukan untuk mencegah meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di sana.

“Sudah dikirim untuk melakukan pemeriksaan di kepulauan Nias,” kata Edy saat berada di Museum Negeri Medan, Jalan HM Joni, Kota Medan, Kamis (17/9) dikutip dari Tribun Medan.

Bacaan Lainnya

Menurut penuturannya, saat ini sudah 106 warga di Kepulauan Nias tertular virus corona. Demi mengatisipasi melonjaknya kasus positif, Edy menuturkan pentingnya penyekatan akses masuk ke Kepulauan Nias.

“Tidak boleh kita tunda lagi, yang kita sekat pertama adalah lapangan terbang, pemberlakuan penyekatan penumpang, harus membawa hasil pemeriksaan SWAB. Kemudiaan diisolasi dan kita siapkan tempat,” tuturnya.

Penyekatan akses masuk ke Kepulauan Nias akan diberlakukan selama dua pekan. Bukan hanya bagi pendatang, namun warga setempat juga wajib menjalankan aturan yang sama apabila melakukan perjalanan ke luar pulau, dan pemerintah menyiapkan tempat isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan, Alwi Mujahit mengatakan, saat ink alat Rapid SWAB sudah tiba di Kepulauan Nias. Alwi mengatakan, alat Rapid SWAB ini lebih memiliki kelebihan akurasi dari pada pemeriksaan dengan metode lain.

“Jadi alat ini lebih tepat akurasinya, bukan berarti kita tidak pakai yang lain, kita juga sediakan, untuk melakukan pemeriksaan bagi warga yang diduga terpapar,” jelasnya.

Dirinya beharap, 1.875 alat Rapid SWAB ini dapat mencukupi sementara pemeriksaan kepada warga di Kepulauan Nias, demi antisipasi pencegahan penyebaran wabah. (EA)

Pos terkait