Demi Konten, Youtuber Ini Tega Prank Bagikan Paket Kurban Berisikan Sampah

  • Whatsapp
Youtuber asal Sumatera Selatan tega buat konten prank paket kurban berisikan sampah (Indiespot.id/YouTube: Edo Putra Official)

Indiespot.id-Medan. Tak berselang lama dari kasus youtuber Ferdian Paleka dengan konten prank sampahnya, baru-baru ini akun YouTube Edo Putra Official menjadi viral akibat ulah yang serupa. Ia dan rekannya membuat konten seolah membagikan paket berupa daging kurban, tapi malah berisikan sampah.

Video dua orang pemuda asal Sumatera Selatan ini diawali dengan menjelaskan akan membuat sebuah konten prank. Di mana mereka dengan sengaja mengumpulkan sampah ke dalam dua kantong plastik.

Bacaan Lainnya

“Kita bagikan daging-daging sampah dan dibagikan ke rumah-rumah. Kita cari sampah masyarakat, kita cari pampers,” kata pria yang mengenakan kaos warna kuning.

Setelahnya, kedua pemuda ini mulai berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target. Sampai pada mereka menghampiri seorang ibu yang tengah menyapu di teras rumahnya.

Aksi prank pemuda tega bagikan paket kurban berisikan sampah (Indiespot.id/YouTube: Edo Putra Official)

“Kebetulan bu ini ada rezeki, ada paket yang isinya daging sekitar 5 kilogram. Tapi jangan dibuka dulu ya bu sebelum saya pergi,” katanya

Saat korban memeriksa isi dalam bungkusan itu, ia hanya menumukangumpalan sampah dan spontan membantingkan bungkusan itu ke halaman. Tak sampai di situ, Edo masih mencari korban seorang ibu lainnya.

Di akhir video ia pun kembali mendatangi kedua rumah ibu yang menjadi korbannya. Ia kemudian meminta maaf dan menjelaskan jika hal tersebut merupakan bahan untuk konten prank di video mereka. Selain itu, dirinya juga memberikan sejumlah uang sebagai tanda permohonan maaf.

“Kami adalah orang-orang yang baik, jadi jangan menghujat ya,” kata Edo Putra di akhir video.

Kendati, sebagian warganet menduga bahwa video prank itu adalah hasil dari rekayasa alias settingan, namun aksi Youtuber itu turut mendapat kecaman publik. Kolom komen pada video yang diunggah pada Jumat (31/7) itu pun penuh dengan kecaman atas aksi prank yang ia lakukan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supariadi, meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi saat ini masidah dalam suasana Idul Adha.

“Saya imbau masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi itu merupakan ruang publik,” imbaunya. (EA)

Pos terkait