Indiespot.id-Jakarta, Dua negara maju Singapura dan Korea Selatan (Korsel) kini sudah masuk ke jurang resesi. Indonesia juga bukan tidak mungkin akan mengalami nasib yang sama.
Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira, yang berasal dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan, masyarakat Indonesia tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri dari sekarang, jika sewaktu-waktu resesi benar-benar terjadi.
“Masyarakat haruslah dapat berhemat mulai dari sekarang, untuk menyiapkan dana darurat selama resesi. Sebab tidak ada yang mengetahui akan berlangsung sampai kapan jika resesi benar terjadi,” ujar Bhima dikutip dari Detikcom.
Bhima menambahkan, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi belanja yang tidak sesuai kebutuhan dan fokus pada pangan serta kebutuhan kesehatan. Pastikan tidak latah ikut gaya hidup yang boros.
“Pandemi mengajarkan kita apa yang bisa dihemat ternyata membuat daya tahan keuangan personal lebih kuat,” sambung Bhima.
Terpisah, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mejelaskan, masyarakat diharapkan untuk mempersiapkan tabungan serta selalu menjaga kesehatan.
Menurut Piter, resesi disebabkan oleh wabah, oleh karena itu solusi utama menghadapi resesi adalah mengakhiri wabah. Apabila wabah berakhir, resesi akan berakhir pula.
“Resesi akan dapat mengakibatkan penurunan seluruh aktivitas ekonomi. Yang paling mudah dirasakan adalah menurunnya jumlah lapangan kerja yang tercipta,” ungkap Piter. (E4)






