Selama Dua Hari 120 Napi Lapas Kelas II Lubukpakam Bebas

  • Whatsapp
Kalapas kelas II B Lubukpakam Jhonny H. Gultom saat membeli nasehat kepada napi yang bebas.Ist / indiespot.id

Selama dua hari dari Kamis (2/4) hingga Jumat (3/4) sebanyak 120 Warga Binaan Pemasyarkatan (WBP) atau narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Lubukpakam dibebaskan. Pembebasan narapidana itu dilakukan untuk demi mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19 di dalam Lapas.

“Jadi di mulai dari Kamis (2/4) hingga Jumat (3/4) sebanyak 120 yang telah dikeluarkan dengan tiga tahap. Nantinya total diperkirakan napi yang keluar sebanyak 250 orang berdasarkan pengusulan yang dilakukan dan di keluarkan secara bertahap,” kata Kalapas kelas II B Lubukpakam Jhonny H. Gultom melalui Humas Lapas kelas II B Lubukpakam RF Sianturi Jumat (3/4) di Lapas Lubukpakam.

Bacaan Lainnya

RF Sianturi menyebutkan, pembebasan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020. Katanya, keputusan itu, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19).

RF Sianturi mengakui, jumlah itu masih dapat bertambah menyesuaikan jumlah Warga Binaan Pemasyarkatan (WBP) yang sudah memenuhi syarat dan sedang diusulkan melalui integrasi dengan SDP (Sistem Database Pemasyarakatan).

Syarat yang dimaksud lanjut RF Sianturi, napi yang 2/3 masa pidananya mencapai 31/12/2020 dan kategori non Peraturan Pemerintah No 99 Tahun 2012 yang bisa dikeluarkan.

“Pengusulan itu sudah memenuhi persyaratan administrai dan substansi agar dapat menjalani asimilasi dan tetap melaksanakan isolasi secara mandiri dengan pengawasan pihak Bapas,”katanya. (rel).

Pos terkait