BEI Kembali Bangun Enam Galeri Investasi di Sumut, Jangkauan Nasional Tembus 950 Unit

  • Whatsapp

INDIESPOT,CO.ID MEDAN – Kabar gembira bagi perkembangan pasar modal di Sumatera Utara. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperluas jangkauannya dengan meresmikan enam Galeri Investasi (GI) baru di berbagai wilayah provinsi tersebut.

Langkah strategis ini meningkatkan total Galeri Investasi secara nasional menjadi 950 unit, tersebar di berbagai institusi mulai dari perguruan tinggi hingga kantor pemerintahan daerah.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menekankan bahwa Galeri Investasi memegang peranan krusial sebagai wadah sosialisasi pasar modal dan edukasi investasi bagi masyarakat luas.

“Peresmian enam Galeri Investasi di Sumatera Utara ini menjadi momen istimewa dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-47 Pasar Modal Indonesia. Kami ingin keberadaan pasar modal benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya investor,” ungkap Jeffrey saat acara peresmian yang didampingi oleh Kepala BEI Sumut, Pintor Nasution, di Kantor Perwakilan PT BEI Sumut, Jalan H Juanda Medan, Kamis (15/5/2025).

Lebih lanjut, Jeffrey merinci enam GI baru yang diresmikan di Sumatera Utara, yaitu:
* Universitas Mahkota Tricom Unggul (bermitra dengan Panin Sekuritas)
* Universitas Battuta (bermitra dengan Korea Investment & Sekuritas Indonesia)
* STAIN Mandailing Natal (bermitra dengan Korea Investment & Sekuritas Indonesia)
* FEB Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah (bermitra dengan Korea Investment & Sekuritas Indonesia)
* SMK Telkom 2 (bermitra dengan Maybank Sekuritas)
* Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumut (bermitra dengan Panin Sekuritas)

“Konsep Galeri Investasi ini adalah 3-in-1, sebuah kolaborasi sinergis antara BEI, institusi pendidikan atau organisasi, dan perusahaan sekuritas. Tujuannya jelas, yaitu mengenalkan pasar modal tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga melalui praktik langsung transaksi jual beli saham dengan dukungan penuh dari mitra anggota bursa,” ungkapnya.

Dengan penambahan ini, wilayah kerja BEI Sumut kini memiliki total 24 Galeri Investasi. Pihaknya berharap, inisiatif ini akan memicu pertumbuhan lebih banyak lagi GI di masa mendatang.

Jeffrey juga menekankan bahwa tujuan utama berinvestasi bukan sekadar mengakumulasi kekayaan, melainkan juga sebagai langkah proteksi diri dari investasi bodong dan fondasi untuk membangun masa depan keuangan yang lebih terjamin. “Ke depan, BEI juga akan terus memperluas pendirian GI di lingkungan Pemerintah Daerah. Setelah sukses berdiri di Kantor Bupati Langkat, kami menargetkan Tebing Tinggi dan Pematangsiantar sebagai lokasi berikutnya,” imbuhnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, turut menyampaikan bahwa edukasi pasar modal memiliki urgensi yang tinggi, terutama dalam memerangi fenomena negatif seperti judi online yang bahkan telah menjangkau anak-anak usia sekolah dasar dan menengah pertama.

“Mereka mungkin tidak memahami risiko yang terkandung di dalamnya. Padahal, aktivitas tersebut jelas ilegal dan tidak masuk akal. Di sinilah peran penting literasi investasi sejak dini untuk membentengi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan,” tutup Khoirul. (Sgh/Red)

Pos terkait