Edy Rahmayadi Ingin Kembalikan Kejayaan Akuatik Sumut Seperti di Era 70an

  • Whatsapp
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Di era tahun 70an dan 80an, akuatik Sumatera Utara disegani secara nasional. Tak hanya itu saja, pada tahun 1950-an, salah satu putra terbaik Sumut Habib Nasution mencatatkan berbagai rekor skala internasional.

Habib Nasution pada Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia, menempati peringkat ke-7 untuk nomor 400 M. Pada Asean Games III 1958 Tokyo nomor 200 M gaya bebas dia mempersembahkan perunggu, begitu juga estafet 4×100 M bersama rekannya Tio Tjoe Hong, Abdul Kadir dan Tjoan Kiet Lie.

Bacaan Lainnya

Di masa kepemimpinannya, sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap masa-masa kejayaan akuatik Sumut bisa kembali. Dengan begitu, olahraga Sumut semakin bermartabat.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat foto bersama. (Istimewa)

“Kita punya sejarah yang luar biasa di dunia renang. Legenda renang Indonesia salah satunya berasal dari Sumatera Utara, Habib Nasution. Kita harus bisa kembalikan kejayaan tersebut dan kita juga dikenal sebagai lumbung atlet akuatik,” kata Edy Rahmayadi saat Pelantikan Pengurus Akuatik Indonesia Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (9/8).

Edy Rahmayadi pun optimis, pengurus Persatuan Akuatik Indonesia Sumut mampu meningkatkan prestasinya ke depan. Apalagi, saat ini Sumut akan menjadi tuan rumah PON XXI bersama Aceh.

“Saya percaya pengurus yang baru mampu membawa Akuatik Indonesia lebih baik lagi. Agar prestasi cabang akuatik kita di PON 2024 membanggakan apalagi kita akan menjadi tuan rumahnya bersama Aceh,” kata Edy Rahmayadi.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. (Istimewa)

Ketua Akuatik Indonesia Sumut yang terpilih secara aklamasi Kabir Bedi mengatakan, akan meneruskan program yang sudah disusun PB Akuatik Indonesia. Di mana PB Akuatik Indonesia telah membuat roadmap jangka panjang.

“Kita akan turunkan road map PB Akuatik Indonesia baik yang jangka pendek maupun jangka panjang, sembilan tahun ke depan. Sembilan tahun ke depan kita harapkan ada atlet-atlet yang mendapat medali Olimpiade 2032,” katanya.

Pengurus Akuatik Indonesia Sumut juga sedang berupaya untuk mendatangkan mantan pelatih renang terbaik Australia Mike Piper. Dia juga akan membantu mencari bakat-bakat muda di Sumut pada kejuaraan Piala Kemerdekaan.

“Selain itu untuk jangka pendek, kita juga akan berupaya agar ayah Felix Iberle (Felix Iberle merupakan peraih emas di Sea Games 2023) membantu kita melatih pelatih kita di sini dan atlet,” kata Kabir Bedi.

Kabir Bedi dilantik oleh Ketua PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie. Dia dilantik bersama pengurus lainnya seperti Wildan Diapari sebagai Sekretaris dan Nurlin sebagai Bendahara. Anindya Novyan Bakrie berharap pengurus yang baru harus melakukan langkah inovatif dan gebrakan membangun Akuatik Sumut.

“Road map itu selain bertujuan agar kita satu arah dalam mencapai cita-cita yaitu medali emas di Olimpiade karena itu kita butuh gebrakan, saya apresiasi langkah yang diambil Pengurus Akuatik Sumut,” kata Anindiya Novyan Bakrie

Hadir pada pelantikan ini antara lain Forkopimda Sumut, jajaran PB Akuatik Indonesia dan pengurus provinsi Akuatik Indonesia. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut antara lain Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Baharuddin Siagian dan perwakilan dari KONI Sumut. (Dim)

Pos terkait