Tayang Hari Ini di Bioskop, Film “Pengabdi Setan 2” Jadi Trending Topik Twitter

  • Whatsapp
Ilustrasi saat menonton Film (Dok. Freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Jagat maya khususnya di Twitter tengah heboh dengan film “Pengabdi Setan 2: Communion”. Pasalnya, flm besutan sutradara Joko Anwar itu resmi tayang mulai hari ini, Kamis (4/8/2022). Hal ini membuktikan film membuat kata kunci Pengabdi Setan 2 ramai dicuitkan di Twitter hingga trending topik.

Dari pantauan redaksi Indiespot, para netizen membicarakan film ini dengan antusias. Mereka yang sudah menonton umumnya memberi komentar tentang seramnya film kedua ini.

Bacaan Lainnya

“Ngga ngerti lagi sama suasana mencekam yang dikasih pengabdi setan 2 communion selama sepanjang film. Scene-scene horror yang variatif tapi masih sempet-sempetnya dibikin ketawa, dan akting Ratu Felisha keren banget!” cuit @andihidayat.

“Pengabdi Setan 2 Communion ; Horror. Hampir migren habis ntn ini kwkwkw. Tapi puas bet sama serem dan horror nya. Yang bikin ni film jadi makin serem itu karena hantunya aka pocong emg familiar dan dekat dengan kultur Indo, mana visualisasinya detail amat lagi ah elah,” kata @aurafurybahri.

“Nonton Pengabdi setan 2 ibarat naek roller coaster ke pegunungan alpen terus turun kenceng ampe palung mariana, mungkin bagi orang lain tidak tapi bagi saya iya. experience yang sangat seru dan senang sekali bisa melihat mahakarya Joko Anwar yang ciamik ini,” ujar @Lgrirlpu.

Sementara itu, para netizen yang belum menonton mengungkapkan keinginannya untuk segera ke bioskop. Ada pula yang mengaku ingin menonton tapi takut karena tidak ada teman menonton.

“Pengen nonton nggak ada temennya,” kata @WicaksanaHazel.

“Pengen tapi gaada temen nonton,” imbuh @Nutrisieun.

“Gak sabar pengen nonton tapi takut,” sahut @je_rubyjane.

Sebagai informasi, film “Pengabdi Setan 2: Communion” ini merupakan kelanjutan dari “Pengabdi Setan” tahun 2017. Cerita masih berkisar pada keluarga Ibu, yaitu Rini (Tara Basro), Toni (Endy Arfian), Bondi (Nazar Anuz), dan Bapak (Bront Palarae).

Setelah meninggalkan rumah di pinggiran kota yang menjadi tempat terjadinya teror hantu Ibu dan para pengabdi setan, keluarga ini kini menetap di sebuah rusun di kawasan Jakarta  Utara. Semula, Bapak dan anak-anaknya berpikir mereka telah terlepas dari teror setan, dan tinggal di rusun yang ramai dirasakan jauh lebih aman. Tapi ternyata, teror Ibu masih berlanjut. Di rusun ini, mereka kembali dilingkupi berbagai teror mistis nan brutal.

Berbeda dengan film tahun 2017 yang hanya menyorot keluarga Ibu, film kedua ini relatif lebih berwarna, karena ada banyak karakter atau keluarga lain yang juga hadir, menjadi bagian dari jalannya cerita. (Ika)