INDIESPOT.ID, Medan – Warganet di Twitter sampai sekarang masih ramai memperbincangkan seorang netizen yang menceritakan tentang Tinder Swindler versi Indonesia.
Berdasarkan pantauan redaksi Indiespot, pada Rabu (16/3/2022), curhatan itu pertama kali dibagikan oleh akun Twitter @malamtanpakata.
“Twitter please do your magic. Hati -hati Tinder Swindler versi Indonesia. Jadi aku udah bingung banget mau curhat kemana. Ditipu mentah-mentah sama orang ini. Ada yang kenal kah? Atau ada yang jadi korban juga? Aku bakalan cerita kronologis lengkapnya dibawah ya,” ungkap akun @malamtanpakata, Selasa (15/3/2022).
Perlu diketahui, Tinder Swindler merupakan film dokumenter Netflix yang menceritakan tentang penipu bernama Simon Leviev. Ia menipu korbannya lewat aplikasi Tinder dengan berpura-pura menjadi orang kaya.
Lalu, ia meminta korban untuk transfer sejumlah uang yang akhirnya tak penah dikembalikan.
Hal itu jugalah yang dialami akun Twitter @malamtanpakata di dunia nyata.
Awalnya, dia berkenalan dengan seseorang yang mengaku punya banyak pabrik. Dalam cuitannya tersebut, pria itu mengaku bernama James Daniel Sinaga.
Dalam unggahan foto @malamtanpakata, ia kerap berpenampilan mengenakan baju bermerek. Kemudian, korban mengaku ia sering diajak makan dan jalan-jalan.
Bahkan dalam cuitannya terungkap bahwa ada beberapa korban lainnya yang terpedaya oleh James.
“Iya berbeda ya kak. Aku bukan kak Febri.
Korbannya banyak. Sampai sekarang orangnya masih berkeliaran. Mohon bantuannya,” kata @malamtanpakata.
Curhatan pemilik akun tersebut ramai dan menjadi perbincangan publik. Bahkan sampai disebut mirip dengan cerita film dokumenter Tinder Swindler.
Saat ini, sebanyak 19ribu tweet dengan kata kunci “Tinder Swindler” berseliweran di time line, hingga menjadi trending topik.
Berikut komentar wargnet yang dirangkum tim redaksi Indiespot.
“Tinder Swindler ‘versi’ indonesia ini jelek-jelek banget. Ya kalau ganteng juga nggak bakal dibelain sih, gebug aja langsung. Tapi setidaknya, ladies tolong naikan standarnya dikit bisa tidak? Agak nyesek loh kalo dapet combo; muka sama ahklak sama2 jelek,” cuit Naajmi Wicaksono.
“Udah berapa kali ada thread tinder swindler versi Indonesia tapi kok bentukannya tidak tampan dan juga rupawan seperti yang digambarkan series netflix ya, apa ga dipanggil penipu aja. Maaf,” timpal @helmihelmi.
“Sebelum ditipu: naksir karena baju branded dan pabrik di mana-mana. Setelah ditipu: (ngaku) naksir karena daddy issues dan dikasih affection. Ternyata para korban “tinder swindler” polanya sama,” tulis @JennyJusuf.
“Hari gini nasihat “dont judge a book by its cover” jadi serba salah. Nilai buku dari sampulnya: Ketipu jenis Simon Leviev.
Nilai buku ga dari sampulnya: Ketipu jenis Tinder Swindler Indonesia,” kata @handokotjung.
“Hati-hati sama tinder swindler yang modelannya kayak ayam serama,” ungkap @OHMYV3NUS. (Ika)






