INDIESPOT.ID, Medan – Anggota DPRD Medan, Haris Kelana Damanik meminta Dinas Kesehatan untuk tanggap mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Ia mengingatkan, agar Kadis Kesehatan dr Taufiq Ririansyah untuk rutin melakukan tindakan tanpa harus menunggu temuan kasus baru.
Sorotan yang disampaikan Haris kepada Dinkes Medan seiring kasus DBD dan lambat penanganan serta pencegahan foging. Seperti di lingkungan 7 dan 9 Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan.
Berikutnya di lingkungan 7 dan 8 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan. Dengan kasus DBD dan Dinkes tidak peduli maka masyarakat yang melakukan foging sendiri.
“Soal penyakit DBD tetap selalu terlambat penanganan. Dinkes melakukan tindakan foging setelah terdapat kasus. Sepatutnya dilakukan pencegahan sebelum ada yang terkena DBD,” kata Haris, Selasa, 15 Maret.
Ia mengatakan, Dinkes Kota Medan tidak adanya melakukan peningkatan pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) Pirngadi Medan yang signifikan.
“Program di Dinkes Medan terkesan jalan di tempat, minimnya penyuluhan dan sosialisasi tidak transparansi. Bahkan, sejumlah program seperti digitalisasi belum ada tanda tanda pelaksanaan,” bebernya.
Selain itu, ia juga menyoroti kinerja Dinas Kesehatan tidak ada melakukan peningkatan pelayanan kesehatan bagi Ibu, Balita dan Lansia pada Posyandu mapun Puskesmas setempat.
Begitu juga soal pelayanan Jampersal bagi warga masih minim. Bahkan sosialisasi untuk pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid 19 tidak maksimal.
“Kita minta kepada Kadis terkait hal diatas supaya menjadi perhatian serius. Melakukan peningkatan pelayanan di Puskesmas demi kepentingan umum,” sebutnya. (Satria)






