INDIESPOT.ID, Medan – Bahaya vape kerap dianggap lebih sedikit daripada rokok tembakau, seperti rokok kretek dan filter. Padahal cairan yang terdapat dalam cairan vape tetap mengandung nikotin yang diekstrak dari tembakau.
Saat ini, sering kali kita temui pengguna romok elektrik atau vape, khususnya di daerah perkotaan. Penggunaan rokok eletrik ini semakin hari kian meningkat, baik dari segi kelompok sosial maupun jenis kelamin.
Banyaknya pengguna rokok eletrik ini karena dinilai lebih modern dan terlihat keren bagi anak muda. Selain itu juga karena anggapan masyarakat bahwa rokok elektrik atau vape lebih aman digunakan dibandingkan rokok konvensional. Anggapan itu muncul karena rokok elektrik tidak menggunakan tembakau untuk menghasilkan asap dan rasa.
Lantas, apakah benar rokok elektrik aman dan tidak memiliki dampak buruk seperti rokok konvensional? Ternyata, rokok elektrik juga memiliki beberapa efek samping yang berbahaya bagi kesehatan penggunanya lho. Mau tahu apa saja? Berikut adalah efek samping dari rokok eletrik;
1. Gangguang pada mulut
Seperti yang kita tahu, cairan rokok elektrik menghasilkan asap dalam jumlah yang banyak, bahkan lebih banyak dari rokok konvensional. Asap yang dihasilkan dari cairan yang mengandung beberapa zat berbahaya dapat menyebabkan gangguan pada mulut seperti sariawan, gusi bengkak, bahkan bisa menyebabkan kanker mulut.
2. Penyakit paru-paru dan organ pernafasan
Asap yang dihasilkan oleh rokok elektrik pasti akan terhirup oleh pengguna maupun orang-orang di sekitarnya. Kandungan zat kimia diasetilin yang ad dalam asap tersebut dapat menyebabkan peradangan pada paru-paru. Selain itu, asap vape juga dapat menimbulkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta asma.
3. Kecanduan
Rokok elektrik dapat menghasilkan rasa nyaman saat bekerja. Namun, saat tidak menggunakan rokok elektrik, mereka jadi kurang bisa berkonsentrasi dengan baik.
4. Menurunnya produktivitas
Bagi para perokok elektrik mereka akan merasakan penurunan produktivitas kerja setelah menjadi pengguna rokok elektrik. Hal itu menyebabkan mereka menjadi lebih sering tidak masuk bekerja. Saat bekerja pun, mereka tidak bisa produktif seperti biasa, salah satunya karena sulit berkonsentrasi.
Jadi bagaimana? Udah tahu kan bahaya rokok eletrik bagi kesehatan. Masih mau? (Ika)






