Sebelum 4 Penumpang Angkot Tewas Tertabrak Kereta, Sopirnya Minum Tuak di Pangkalan

  • Whatsapp
Tersangka sudah diamankan pihak kepolisian (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Polisi menetapkan HM, Sopir Angkot yang menyebabkan 4 orang penumpangnya tewas tertabrak Kereta Api di Jalan Sekip Kelurahan Petisah Sabtu, 4 Desember, kemarin sebagai tersangka.

Ia ditetapkan tersangka atas kelalaiannya dalam mengemudi. Selain itu, HM juga terbukti positif menggunakan narkoba.

Bacaan Lainnya

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan bahwa tersangka HM saat diperiksa penyidik positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

“Yang bersangkutan (tersangka) juga mengakui sudah 3 tahun ini menggunakan narkoba khususnya jenis sabu-sabu dan hasil tes urine yang bersangkutan positif,” kata Kombes Riko, kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Kombes Riko menuturkan, bahwa tersangka sebelum berangkat membawa penumpang angkot tersebut juga sudah mengkonsumsi minuman beralkohol saat berada di pangkalan.

“Saat dipangkalan sebelum berangkat jalan tersangka juga mengakui bahwa sudah mengonsumsi minuman beralkohol (tuak) dengan rekan-rekan sesama sopir. Dan untuk sabu-sabu yang bersangkutan mengakui bahwa 4 hari sebelum kejadian yang bersangkutan juga mengonsumsi sabu-sabu,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tbrakan kereta api dengan mobil angkot di Jalan Skip, Kelurahan Petisah terjadi pada Sabtu (4/12/2021) sore yang menyebabkan empat penumpang tewas di tempat, sementara sopir angkot berhasil melompat untuk menyelamatkan diri.

Dari informasi yang diperoleh bahwankejadian tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Di mana, mobil angkot dari arah Petisah menuju ke Sei Agul dengan ngebut-ngebutan menabrak pintu plang kereta api. Saat itu, kereta api dari arah Binjai menuju Medan sedang melintas.

“Mobil angkot itu ngebut-ngebutan. Pas kereta api lewat tabrakan tidak bisa dielakan. Saat itu, sopir angkot langsung lompat menyelamatkan diri. Sementara, penumpang di dalamnya ditabrak kereta api,” kata saksi mata, Erik.

Erik menuturkan, pada saat di dalam angkot penumpangnya berjumlah delapan orang. Di mana, ada seorang anak kecil. Namun, dirinya selamat.

“Sementara, yang tewas itu saya lihat dua cowok dan dua cewek. Warga yang melihat kejadian itu langsung menelpon ambulance dan membawa yang meninggal dunia ke rumah sakit,” tuturnya.

Erik juga menambahkan bahwa sopir yang melompat dan menyelamatkan diri sempat menjadi bulan-bulanan warga. Namun, dirinya langusng ke pos penjagaan plang pintu untuk menyelamatkan diri.

“Tadi sempat dikejar warga sopirnya. Tapi, lari dan menyelamatkan diri dia (sopir),” tambahnya (Satria)

Pos terkait