Tangani Banjir Bobby Nasution: Lihat Persoalan dari Hulu ke Hilir

  • Whatsapp
Walikota Medan, Bobby Nasution meninjau titik-titik banjir (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Banjir yang disebabkan luapan drainase akibat hujan deras menerjang sebagian besar kawasan di Kota Medan, Selasa, 23 November lalu. Walikota Medan, Bobby Nasution angkat bicara terkait hal tersebut. Ia mengaku, telah meninjau titik-titik banjir dan melihat permasalahan yang terjadi.

“Kita melihat beberapa permasalahan drainase, masih ada permasalahan jadi kita melihat itu untuk mencari solusinya. Ini sudah kita komunikasikan baik dengan kewilayahan, kecamatan kelurahan dengan Dinas PU,” kata Bobby, Kamis, 25 November. Mantu Presiden Jokowi itu menjelaskan, dalam mengatasi banjir dan perbaikan drainase, pihaknya akan melihat segala persoalan dari hulu ke hilir.

Bacaan Lainnya

“Kita kolaborasi semua melihat masalahnya dari hulu dan hilir. Kalau perbaikan drainase harus dari hulu ke hilir. Ada sungai kita yang hilir nya bukan di Kota Medan, jadi kita perbaiki drainase kita, kalau hilirnya nggak diperbaiki malah nambah banjir,” ujarnya.

Walikota Medan, Bobby Nasution telah meninjau titik-titik banjir dan melihat permasalahan yang terjadi (Istimewa)

“Misalnya parit kita kita besarkan tapi parit di hilirnya nggak kita besarin. Sama juga antrinya (air) disini,” sambungnya.

Bobby mengungkapkan, pihaknya tengah mengkaji beberapa opsi untuk mengatur debit air dari drainase ke sungai. Salah satunya, dengan membuat beberapa kolam retensi di beberapa lokasi.

“Bagaimana mengatur debit air masuk ke sungai, kalau kita buat kolam retensi, kita buat. Ada saya tinjau beberapa titik bisa dijadikan kolam retensi,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan kolam retensi, Bobby mengaku sudah membahasnya dengan para camat, Dinas Perkim dan Dinas PU.

“Saya sudah komunikasikan dengan camat, (dinas) Perkim, PU untuk bisa bernegosiasi apakah bisa kita jadikan kolam retensi untuk sebelum masuk ke sungai. Dari drainase kita masukkan sungai, sungainya meluap sama aja. Jadi kita tampung dulu airnya,” demikian Bobby. (Satria)