Puluhan Rumah di Nias Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

  • Whatsapp
Foto : istimewa

INDIESPOT.ID , NIAS – Puluhan rumah warga di Desa Telehosi, Kecamatan Iano Gawo, Kabupaten Nias terendam banjir sejak Minggu, 24 Oktober. Ketinggian air mencapai 20 cm hingga 1,5 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Nias, Elizaro Waruwu mengatakan penyebab banjir di Desa Telehosi lantaran meluapnya saluran irigasi dan air sungai Mezewa di Kecamatan Iano Gawo dengan merendam puluhan rumah warga.

Bacaan Lainnya

“Ada 40 puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Iano Gawo, ketinggian air di badan jalan mencapai 1,5 meter,” katanya, Senin, 25 Oktober.

Elizaro menjelaskan, terdapat 9 rumah warga terendam banjir disebabkan meluapnya saluran irigasi. Sementara, masyarakat paling terdampak yang berada di sekitar aliran sungai Mezewa.

Dari lokasi itu, terdapat 31 rumah warga terendam banjir. Saat ini, BPBD sudah melakukan evakuasi terhadap warga.

“Paling terdampak warga di sekitar aliran sungai Mezewa, ada 31 rumah terendam banjir,” ucap Elizaro.

Selain meninjau ke lapangan dan evakuasi warga, BPBD juga telah memberikan bantuan sembako. Mengingat kondisi mulai malam, BPBD baru hari ini bisa menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di seberang sungai Mezewa.

“Hari ini bantuan sembako kita salurkan bagi warga terdampak banjir di sekitar sungai Mezewa,” ucapnya.

Foto : istimewa

Sampai saat ini, Elizaro, belum bisa memastikan musibah disebut dalam kategori banjir bandang.

“Dibilang banjir bandang, bisa iya, bisa tidak, karena di Gunung Sitoli semalam panas terik, hanya terjadi hujan di hulu,” jelasnya.

Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Banjir mulai surut, tidak ada korban jiwa,” bilangnya. (SAT)