Indiespot.id, Medan – Penyebab tewasnya guru SD MI (32) di kosnya Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, terungkap. Ternyata, MI yang jasadnya ditemukan sudah membusuk pada Jumat (3/9/2021) lalu, merupakan korban pembunuhan.
Pelakunya berinisial KF alias De, merupakan teman korban. Dari penyelidikan, pelaku ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (9/10/2021) dini hari.
Kanitreskrim Polsek Delitua Iptu Martua Manik mengatakan, saat penangkapan, tersangka terpaksa ditembak, karena berusaha melarikan diri. “Melawan dan mendorong petugas, tim telah memberi tembakan peringatan namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Martua dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021).
Dari hasil interogasi terhadap tersangka, pembunuhan terjadi Selasa (31/8/2021). Awalnya, korban meminta bantuan tersangka, merapikan tempat kos barunya. Selesai merapikan, tersangka sempat pergi ke tempat temannya. Lalu sekira pukul 24.00 tersangka numpang tidur di kos korban.
“Tersangka langsung cuci muka dan langsung tidur di kos korban dengan posisi telungkup sekira pukul 04.00 Wib,” kata Martua.
Namun, saat tidur tersangka merasa dilecehkan oleh korban. “Tersangka terbangun dan terkejut melihat korban sudah menindih dan sudah menurunkan celana dan pakaian dalam tersangka dan (korban) hendak menyodomi,’’ ungkap Martua.
Merasa tersinggung dengan perbuatan korban, tersangka lalu mengambil martil yang terletak di lantai dan langsung memukul kepala korban dengan martil. “Korban lalu terjatuh ke tempat tidur dan menjerit kesakitan dan tersangka kembali memukul kepala korban dengan keras,” ungkap Martua lagi.
Setelah korban tewas, tersangka mengambil handphone dan mengambil sepeda motor korban. Kemudian dia membuang barang bukti martil. Sebelumya jasad MI (32) pertaman kali ditemukan oleh ibu kos dan rekan MI yang sama-sama bekerja di SD swasta.
Awalnya rekannya berinisiatif mencari korban. Musababnya MI sudah beberapa hari tak bekerja. “Sudah tiga hari enggak masuk kerja tanpa pemberitahuan, lalu kami carilah dan kami temukan kosnya di sini,” ujar Ilyasah kepada wartawan.
Lalu dia bersama pemilik kos, mengecek keberadaan MI. Saat itu, tercium bau yang sangat menyengat dari arah kamar Ilyas. Sementara pintu indekos MI dalam keadaan terkunci. Mereka lalu menghubungi kepala lingkungan dan polisi. Saat pintu berhasil dibuka, polisi melihat jasad MI sudah rusak. (Sat)






