Per 1 Ramadan, Arab Saudi Hanya Izinkan Jemaah yang Sudah Divaksin untuk Umrah

  • Whatsapp
Per 1 Ramadan, Arab Saudi Hanya Izinkan Jemaah yang Sudah Divaksin untuk Umrah
Jemaaah melaksanakan salat Shubuh berjamaah dengan menerapkan social distancing saat melaksanakan umrah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi (Indiespot.id/Kantor Pers Saudi)

Indiespot.id-Jakarta. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kembali mengizinkan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi per 1 Ramadan 1442 H. Namun, kebijakan ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah divaksinasi Covid-19.

Tata cara perizinan umrah, salat dan kunjungan ke dua Masjid Suci harus dilakukan melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna). Di mana tiap individu yang hendak beribadah atau pun berkunjung perlu menunjukkan izin dan verifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna).

Bacaan Lainnya

Mereka yang mendapatkan izin harus sesuai dengan kategori imunisasi di aplikasi Tawakkalna, yakni seseorang yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 atau 14 hari setelah vaksinasi dosis pertama dan mereka yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona.

Selain itu, selama bulan Ramadan, Kementerian Haji dan Umrah juga akan meningkatkan kapasitas Masjidil Haram dengan tetap mematuhi semua tindakan pencegahan yang dikeluarkan otoritas terkait.

Kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci Abdul Rahman Al Sudais mengatakan, jumlah rakaat salat Tarawih dan salat Witir juga akan dikurangi dari 20+3 menjadi 10+3. “Para jemaah diizinkan untuk salat di Abdullah Expansion, lantai pertama, atap, dan Halaman di Masjidil Haram,” ucap Al Sudais.

Tak hanya itu, jemaah umrah tidak diizinkan untuk menyentuh Ka’bah dan mencium Hajar Awad. Serta buka puasa bersama untuk umum ditiadakan, namun diganti dengan pembagian makanan buka puasa secara individual.

Terakhir, Iktikaf 10 hari terakhir Ramadhan juga ditangguhkan baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Untuk mengatur hingga mencegah kerumunan, Al-Sudais mengatakan pihaknya menerjunkan sekitar 10 ribu petugas di dua Masjid Suci tersebut. (EA)