PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura gelar Masa Bimbingan

  • Whatsapp
PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura gelar Masa Bimbingan, baru-baru ini. (indiespot.id/istimewa)

Indiespot.id-Medan, Perhimpunan  Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan Santo Bonaventura melaksanakan Masa Bimbingan. Masa Bimbingan (MABIM) merupakan pendidikan formal kedua yang ada di organisasi PMKRI, setelah

Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB)

Bacaan Lainnya

Kegiatan MABIM ini diselenggarakan mulai tanggal 25 – 27 Februari 2021 bertempat di Margabina PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura dengan tema “Objektivitas Kader sebagai Subjek Perhimpunan Menuju Transformasi Organisasi”

Ceperianus Gea selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura mengatakan, kegiatan Masa Bimbingan ini diadakan 3 hari 2 malam dengan penuh semangat dari para kader untuk melanjutkan pendidikan formal berjenjang di PMKRI.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan pemuda/i yang peduli terhadap Gereja dan Tanah Air, seperti halnya semboyan PMKRI yaitu Pro Ecclesia et Patria atau Demi Gereja dan Tanah Air,” ujarnya.

Hotmauli Naibaho selaku Koordinator Tim Kerja Masa Bimbingan PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura Jilid 1 Tahun 2021 mengatakan, Masa Bimbingan yang berlangsung selama 3 hari merupakan tahap pendidikan kader PMKRI.

“Adapun harapannya peserta Masa Bimbingan PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura mampu mengemban tugas sebagai seorang kader yang bertanggung jawab demi Gereja dan Tanah Air,” ungkapnya.

Jelita Simbolon selaku Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura mengucapkan selamat kepada anggota-anggota muda yang sekarang sudah menjadi Anggota Biasa di PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura.

“Semoga menjadi kader yang mampu bertanggung jawab dan memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap Gereja dan Tanah Air. Ada pun acara ini sukses dilaksanakan tidak terlepas dari berkat Tuhan Yang Maha Esa beserta kerja keras dari Tim Kerja, DPC, Anggota Biasa, Anggota Penyatu dan rekan-rekan semuanya, Pro Ecclesia et Patria,” harapnya. (E4)