2 Orang Bidan Diamankan Polisi Diduga Jaringan Penjualan Bayi di Medan

  • Whatsapp
Tersangka, AS (42), kasus penjualan bayi di Medan. Foto: (indiespot.id /ist)

indiespot.idMedan, Dua orang oknum Bidan berinisial RS (45) dan SP (46), warga Tanjung Morawa, Sumatera Utara, ikut diamankan pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara, diduga terlibat dalam jaringan penjualan bayi di Medan.

Saat ini polisi telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penjualan bayi di Medan. Tersangka yakni berinisial AS (42) warga Pukat VII, Bantan Timur, Medan Tembung.

Bacaan Lainnya

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, melalui Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Simon P Sinulingga, mengatakan pada Senin (15/2), pihaknya telah mengamankan pelaku AS di Komplek Asia Mega Mas, Medan, saat hendak menjual bayi tersebut.

“Penetapan tersangka pada AS setelah unsur dan bukti mencukupi. kita dah gelar, dia (AS) tersangka. Dan kini ditahan di Polda Sumut,” katanya (18/2) malam.

Sementara dari pemeriksaan ditemukan bukti baru bahwa tersangka sudah beberapa kali melakukan penjualan bayi.

Dari handphone tersangka, salah satunya ada pengiriman bukti transfer ke wanita inisial RS yang berprofesi sebagai bidan. “Transfer itu terjadi pada Oktober 2020 lalu. Dan kita masih dalami,” ucap Simon.

Saat mengamankan RS, polisi juga mengamankan bayi lainnya berusia 3 minggu.

Simon memaparkan selain RS, ada juga SP, yang ikut diamankan.

“Keduanya juga berprofesi sebagian bidan warga Tanjung Morawa. Kita masih dalami keterlibatan keduanya sejauh mana. Bukti transfernya 13 juta rupiah,” bebernya.

Kata Simon ke dua bayi itu juga sudah dititipkan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan.

Tersangka diancam pasal 76 F jo 83 UU 35 2014 tentang perlindungan anak.[e3]