Satgas Sumut: Vaksinasi Covid-19 Akan Dilakukan dalam 4 Tahapan

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Indiespot.id/Unsplash: Daniel Schuldi)

Indiespot.id-Medan. Proses vaksinasi Covid-19 di Sumatra Utara akan dilaksanakan dalam empat tahapan dengan mempertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan, dan profil keamanan vaksin. Hal tersebut diungkapkan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah.

“Kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia yang berusia kurang lebih 18 tahun. Kelompok penduduk berusia di bawah 18 tahun dapat diberikan vaksinasi apabila telah tersedia data keamanan vaksin yang memadai dan persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari BPOM,” katanya, Selasa (5/1).

Bacaan Lainnya

Pentahapan dan penetapan kelompok prioritas penerima vaksin tersebut dilakukan dengan memperhatikan Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) serta kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

Aris mengatakan, tahapan pertama vaksinasi dijadwalkan mulai berlangsung pada bulan Januari sampai April 2021 mendatang. Di mana yang menjadi sasaran dalam tahap satu ini adalah tenaga kesehatan (nakes), asisten nakes, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Sementara itu, untuk tahap kedua juga dilaksanakan dalam rentang waktu Januari hingga April 2021 yang menyasar pada petugas pelayanan publik, mulai dari TNI-Polri, aparat hukum dan petugas pelayanan publik lainnya.

Hal ini meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, perbankan, PLN, PDAM, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pada tahap dua ini juga termasuk mereka yang berasal dari kelompok usia lanjut di atas 60 tahun,” ujarnya.

Tahapan ketiga dan keempat akan dilangsungkan lebih lama, yakni dari April 2021 sampai Maret 2022. Adapun sasaran vaksinasi di tahapan ketiga adalah masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

“Adapun sasarannya (tahap keempat) adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin,” jelasnya. (EA)