Tahanan Polsek Lubuk Pakam Tewas Dikeroyok

  • Whatsapp
Polisi saat memaparkan kasus penganiyaan tahanan di Deli Serdang Sumut Foto: (indiespot.id / istimewa)

indiespot.id-Deli Serdang, Terjadi di Polsek Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara seorang tahanan pria berinisial TP (31), Tewas Diduga akibat dikeroyok karena mengoda seorang tahanan wanita.

TP dijebloskan ke tahanan, Sabtu (19/12). Dia terlibat kasus penggelapan sepeda motor dan ternyata sepeda motor yang digelapkan korban milik mertua tersangka lain berinisial DH yang berada di tahanan yang sama, menurut keterangan Wakapolres Deli Serdang AKBP Julianto P Sirait.

Bacaan Lainnya

“(lalu) Di sel tersebut tersangka DH bersama-sama dengan tahanan lain memukuli korban, sekira pukul 13.30 Wib yang mengakibatkan korban mengalami luka di bibir bawah, dan luka lebam pada mata di sebelah kanan,” ujar Julianto dalam keterangan persnya, Selasa (22/12)

Petugas Jaga Aipda Karlos Hutabarat yang mendengar keributan terjadi, langsung membawa korban ke klinik Pratama Polresta Deli Serdang. Setelah itu, korban lalu dibawa ke ruangan tahanan kembali.

“selanjutnya pada hari Minggu tanggal 20 Desember 2020 sekira pukul 16.30 WIB, korban (diduga) menggoda tahanan wanita yang mengakibatkan cekcok sesama tahanan lainnya lagi,” ujar Julianto

adu mulut terjadi hingga korban kembali dianiaya tahanan lain, Personil piket yang berjaga mendengar adanya keributan.

“Personel (lalu) melihat korban dalam keadaan sudah terlentang di lantai. Kemudian petugas piket langsung membawa korban ke RSUD Deli Serdang,” ujar Julianto.

Saat upayah perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.50 WIB.

Dari hasil otopsi di Rs Bhayangkara Medan dijelaskan ada retakan dasar tulang tengkorak di kepala korban. “(Lalu) Robek di pengantung usus, serta di jumpai resapan darah di saluran cerna,” ujar Julianto.

Setelah polisi menyelidiki kasus ini dan menetapkan 12 tersangka termasuk DH. Adapun tersangka lainnya yakni Diketahui MSAS (24), MHS (35), IS (23), APS (35), S (50), DI (22), JJS (42), DASN (27), MB (35) RSS (34) dan S (23).

“Para tersangka di kenai pasal 338, subs pasal 17 ayat 3 jo pasal 351 ayat 3 dari KUHP dengan hukuman paling lama penjara 15 tahun,”ujarnya. [e3]