Jokowi Angkat Bicara Perihal OTT Edhy Prabowo: Pemerintah Dukung Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

  • Whatsapp
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditangkap KPK dalam OTT, Rabu (25/11) dini hari (Indiespot.id/Instagram: @edhy.prabowo)

Indiespot.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara perihal penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh KPK pada Rabu (25/11) dini hari. Jokowi menekankan, pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (25/11).

Bacaan Lainnya

“Ya tentunya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK, kita menghormati. Dan, saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, profesional,” kata dia.

Menteri KP Edhy Prabowo, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/11) dini hari. OTT Edhy Prabowo terkait dugaan suap dalam proses penetapan calon eksportir benih lobster.

Edhy diamankan di Bandara Soetta bersama dengan istri dan sejumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dalam rombongan itu termasuk istri Edhy, Iis Rosita Dewi, Dirjen Budidaya KKP Slamet Soebjakto, hingga anggota DPR dari F-Gerindra Mohamad Hekal.

Total ada 17 orang, termasuk Edhy, yang ditangkap KPK dalam OTT sejak Selasa (24/11) hingga Rabu (25/11) itu. Kini, mereka sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.

“Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 17 orang tersebut selama 1×24 jam,” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (25/11).

Dalam OTT yang dipimping langsung oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan itu KPK turut menyita kartu debit ATM yang diduga masih terkait dengan perkara. Status hukum politikus Gerindra dan 16 orang lainnya akan segera ditetapkan KPK. (EA)