Kisah Heroik Rangga, Pahlawan Kecil yang Terbunuh Karena Membela Kehormatan Ibu

  • Whatsapp
Rangga Pahlawan Kecil. (indiespot.id/istimewa)

Indiespot.id-Medan, Engkau mulia dengan derajat syahid, karena seluruh malaikat menyambut ruhmu. Ruhmu berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga.

Hal tersebut diungkapkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam unggahannya di media sosial Instagram pribadinya. UAS juga menyertakan sebuah hadis soal mati syahid dalam unggahannya itu.

Bacaan Lainnya

“Rasulullah Saw bersabda: ‘Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid’ (HR at-Tirmidzi),” demikian ditulis UAS dalam akunya.

Kematian Rangga menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Indonesia. Pasalnya Rangga tewas ditangan pelaku yang mencoba merampas kehormatan ibunya. Pada Sabtu dini hari, 10 Oktober lalu.

Rangga malam itu tengah tertidur pulas di sisi ibunya, sedangkan sang ayah sedang mancing di sungai. Heningnya malam seketika berubah, seseorang yang tak dikenal tiba-tiba masuk ke rumah Rangga. Ternyata seseorang itu adalah Samsul (41), pelaku yang memiliki niat jahat memperkosa sang ibu.

Rangga pun kemudian terbangun seketika, ia melihat ibunya hendak diserang, lalu ia berteriak meminta tolong, meski sang ibu sempat memintanya untuk lari keluar, namun anak berumur 9 tahun itu justru dibacok oleh sebilah parang milik Samsul dan Rangga pun tewas saat itu juga.

Pahlawan cilik asal Desa Alue Gadeng, Bireum Bayen Aceh Timur itu diketahui mendapat sepuluh luka bacok serta tusukan pada tubuh mungilnya, adapun lebar luka antara 0,5 CM hingga 8 CM.

Duka Mendalam Sang Ayah

Samsul pelaku pemerkosaan DN (28) telah ditangkap. Sayangnya, pelaku ditemukan tewas saat di sel tahanan. Samsul diketahui mengalami dehidrasi selama ditahan di sel hingga akhirnya dia menghembuskan nafas terakhir, pada Minggu (18/10).

Kini, sepekan lebih setelah kematian Rangga, duka mendalam masih dirasakan oleh Fadly Fajar, ayah kandung bocah malang itu. Sang ayah masih sering mengunggah kebersamaannya dengan putranya itu di Facebook, bahkan setelah kepergiannya yang mengenaskan.

Tampak nisan kuburan milik Rangga tersemat tulisan ‘Pahlawan Kecil’ sebagai penghormatan untuknya telah membela kehormatan ibunya. (indiespot.id/istimewa)

Salah satu postingan itu adalah foto makam Rangga yang berada di Alue Gadeng, Birem Bayeun, Aceh Timur. Dalam foto itu, tampak makam Rangga sudah dipasangi keramik merah muda. Sementara pada nisannya tertulis nama Rangga Aqshal Mustaqim “Pahlawan Kecil”.

Foto makam Rangga itu kemudian diposting ulang oleh akun Instagram @ifotainment yang membuatnya makin viral.

“Makam Rangga tertulis Pahlawan Kecil. Alfatihah Rangga ????. Setuju ga kalo Rangga emng pahlawan kecil?” tulis akun ifotainmen itu.

Beragam tanggapan positif warganet menghiasi kolom komentar. Mereka turut mendoakan Rangga yang telah berusaha membela kehormatan sang ibu dari niat jahat pelaku. Selamat Jalan Pahlawan Kecil! (E4)