Indiespot.id-Medan, Kabar meninggalnya dr Mahyono tentunya menyisakan duka mendalam bagi saudara dan juga sahabat yang ditinggalkan. Salah satunya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Edy dianggap menjadi sosok yang dekat dengan dokter spesialis ahli bedah tersebut.
Edy dalam sambutannya, sebelum melepas jenazah dr Mahyono keperistirahatan terakhir mengatakan, jika dr Mahyono merupakan sosok pribadi yang rajin membantu masyarakat tanpa pamrih dan berdedikasi terhadap profesinya sebagai seorang dokter.
“Tidak ada yang bisa saya ucapkan selain kata selamat jalan sahabatku. Doa-doa sudah kita kirim kepadanya, semoga beliau diberikan Allah SWT tempat terbaik,” ungkap Edy, Kamis (1/10), dikutip dari laman Medan Today.

Sama-sama Pecinta PSMS
Tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter, Almarhum juga dikenal sebagai pecinta PSMS, klub kebanggaan warga Sumatera Utara.
Kecintaannya itu mengantarkan dr Mahyono menjadi ketua umum PSMS era 2015-2019. Meski pada tahun 2017 dr Mahyono sempat mengundurkan diri sebagai ketua umum, lantaran kesibukannya sebagai seorang dokter ahli bedah.
Sosok dr Mahyono dan Edy Rahmayadi yang dikenal sebagai pecinta PSMS inilah, yang pada akhirnya mempertemukan mereka dengan membentuk skuad PSMS untuk mengikuti Piala Kemerdekaan Tahun 2015, turnamen yang digagas oleh Kemenpora.
Edy yang kala itu masih menjabat sebagai Pangdam I/BB bertanggungjawab penuh kepada kemajuan PSMS termasuk komposisi pemain yang hampir mayoritas memiliki latar belakang tentara.
Meski hanya berstatus turnamen, namun para skuad PSMS menunjukkan keseriusan mereka dengan berhasil merengkuh gelar juara, setelah di partai final mengalahkan Persinga Ngawi dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (13/9/2015).

Mantan Pangkostrad itu juga paham betul mengenai kondisi PSMS kala itu saat kepemimpinan dr Mahyono. Dalam sebuah kesempatan Edy pernah mengatakan kepada dr Mahyono agar tidak mengeluh lagi untuk mengurus klub PSMS.
“Ternyata menangani PSMS itu jauh lebih berat daripada urusan bedah-membedah, Jadi ke depan saya harapkan Mas (dr Mahyono) tak mengeluh lagi,” ujar Edy berkelakar kepada dr Mahyono, dikutip dari Sporta news.
Kini keseriusan kedua sahabat itu demi memajukan klub PSMS Medan, patut untuk diapresiasi. Karena keduanya memiliki visi yang sama yakni mengembalikan kejayaan PSMS Medan sebagai klub yang disegani dengan segudang prestasinya. (E4)






