Usai Bertukar Buku dengan Akhyar Nasution, Gus Nur Ingatkan Pilih Pemimpin Jujur

  • Whatsapp
Calon Walikota Medan Akhyar Nasution saat menghadiri tabligh akbar yang disampaikan Gus Nur di Mesjid Al Musabbihin. (indiespot.id/istimewa)

Indiespot.id-Medan, Calon Walikota Medan Akhyar Nasution dan Penceramah Gus Nur saling bertemu dalam sebuah kesempatan tabligh seusai salat Isya berjamaah di Masjid Al Musabbihin Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Senin (28/9).

Gus Nur dalam ceramahnya, mengingatkan masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang mudharatnya (kerugian) lebih kecil. Bahkan, dia menyebut, tidak ada calon yang 100 persen bersih.

Bacaan Lainnya

Gus Nur menambahkan, pada suatu hari dirinya pernah didatangi oleh seorang calon bupati di pesantrennya. Sang calon bupati ingin membantu kebutuhan pesantren namun dengan catatan Gus Nur dan jamaahnya mau memberikan dukungannya.

Calon Walikota Medan Akhyar Nasution saat menghadiri tabligh akbar bersama Gus Nur. (indiespot.id/istimewa)

“Saya jawab begini, Pak kalau bapak orang jujur, orang soleh, amanah, kalau di dalam hatimu ada Allah, ada Rasulullah, ambil uang ini, justru saya yang akan menghabiskan uang untuk mendukung bapak jadi bupati,” ujar Gus Nur.

“Intinya, jika bapak orang yang jujur dan amanah, saya siap berkorban tenaga, pikiran, bahkan uang sekalipun, sampai bapak sukses. Yang penting harus jujur, saya tidak butuh duit bapak. Jangan karena 50 ribu hilang imanmu,” sambung Gus Nur.

Sementara itu, calon Walikota nomor urut 1 itu mengaku, banyak memperoleh bekal yang baik, setelah diskusi dan mendengarkan ceramah Gus Nur, banyak pandangan hidup yang diperoleh.

“Banyak pencerahan pencerahan yang beliau berikan dan ini menjadi pedoman kita dalam menentukan sikap, dalam bermuamalah,” ungkap Akhyar.

Pertemuan tersebut, ditutup dengan saling bertukar cinderamata antara Akhyar dan Gus Nur. Dalam kesempatan tersebut keduanya saling membagikan buku biografi tentang perjalanan hidup masing-masing. (E4)