Gubernur Sumut, Kapolda dan Pangdam I/BB Laksanakan Doa Bersama Lintas Agama Pinta Bencana Sinabung dan Covid-19 Segera Berakhir

  • Whatsapp
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghampiri 5 Tokoh Agama pada Doa Bersama Lintas Agama (Indiespot.id/Humas Sumut)

Indiespot.id-Karo. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah mengadakan doa bersama lintas agama di Balai Desa Suka Tepu, Kecamatan Namanteran Karo, Rabu (9/9).

Doa bersama lintas agama dilaksanakan agar bencana Gunung Sinabung dan pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal dan pembangunan kembali berlanjut. Edy meminta semua masyarakat harus benar-benar berdoa kepada Tuhan.

Bacaan Lainnya

“Saat ini masyarakat Karo sedang menghadapi bencana erupsi Gunung Sinabung pada masa pandemi Covid-19. Kita kuatkan diri kita dengan doa bersama ini. Selain berbagai upaya yang telah dilakukan, berdoa juga perlu dilaksanakan beriringan,” ajak Edy.

Senada dengan yang disampaikan Gubernur, Kapolda Sumut Martuani Sormin juga mengajak masyarakat agar memohon ampun kepada Tuhan agar bencana yang melanda Tanah Karo dan Sumut segera berakhir.

“Kita harus minta ampun sama Tuhan. Tuhan ampuni kami sudah salah, kita harus minta pengampunan dari Tuhan. Seluruh isi muka bumi ini di dalam kendali dari Tuhan. Untuk itu kita harus merendahkan diri meminta kepada Tuhan,” kata Martuani.

Kegiatan doa bersama yang dihadiri oleh Gubernur dan Forkopimda Sumut ini pun diapresiasi Tokoh masyarakat Karo, Sungkunen Ginting. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta agar Gubernur terus memperhatikan kondisi pertanian masyarakat yang rusak akibat erupsi gunung.

Pada kegiatan ini, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengimbau agar masyarakat mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), yakni tidak melakukan aktivitas pada desa yang sudah direlokasi, serta lokasi dalam radius 3 km dari puncak Sinabung. Juga 5 km di wilayah sektor Selatan Timur dan 4 km sektor Timur Utara.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan rumah dari abu vulkanik, serta masyarakat yang bermukim di dekat sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” ujar Terkelin.

Gubernur berpesan kepada masyarakat agar tetap optimis dan memanfaatkan tanah subur yang diberikan oleh Tuhan kepada masyarakat Karo. Apalagi sayur dan buah-buahan di Sumut sebagain besar berasal dari Tanah Karo. Untuk itu, berdoa bersama perlu dilakukan.

Kegiatan doa bersama dipimpin oleh 5 tokoh lintas agama secara bergantian antara lain Islam, Protestan, Katolik, Budha dan Hindu. Kelimanya berdoa sesuai dengan kepercayaan masing-masing namun dengan harapan yang sama yakni agar erupsi Gunung Sinabung dan pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Sebelum acara doa bersama, Gubernur menyerahkan bantuan sapi, sembako dan faceshield kepada 11 desa di Kecamatan Naman Teran. Sementara Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menyerahkan bantuan masker kepada Ketua TP PKK Karo Sariati Terkelin Brahmana sebanyak 5.000 masker. (EA)

Pos terkait