Indiespot.id-Medan, Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) menyebutkan terdapat tujuh dokter di Sumatera Utara meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Lima dokter spesialis dan dua dokter umum.
Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Rudi Rahmadsyah Sambas mengatakan, dalam penanganan corona petugas medis tidak luput terpapar corona. Sejauh ini kata Rudi masih ada sejumlah petugas medis yang isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit karena corona.
“Kekurangannya saat ini, kita tidak bisa mendapatkan data secara keselurahannya,” ujar Rudi. Kamis (23/7).
Rudi menambahkan, karena bahayanya virus ini, ia berharap semua pihak memperhatikan jadwal rotasi kerja petugas medis. Menurutnya sejauh ini petugas medis terlalu porsir dalam bekerja hingga mempengaruhi kesehatanya.
“Kiranya para dokter yang ada di Sumatera Utara diberikan jadwal rotasi jaga secara bergantian, agar tidak terlalu memporsir tenaga medis yang bertugas,” ujarnya.
Rudi juga menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bupati serta Walikota di sejumlah wilayah untuk membahas soal rotasi jadwal dokter. Sehingga guna mencegah banyaknya tenaga medis terpapar virus corona. (E4)






