indiespot.id – Batubara, Salah seorang wartawan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, mengaku telah diancam dengan ditodong pistol lantaran kerja jurnalistiknya.
Di mana Wartawan tersebut bernama Muhammad Muhrim itu pun melaporkan aksi pengancaman itu ke Polisi melalui Polres Batubara, Jumat (3/7/2020).
Muhrim mengaku aksi pengancaman itu terjadi di salah satu warung kopi di Jalan Kopertis, Indrapura, Batubara.
Pelakunya adalah seseorang yang mengaku sebagai petugas humas salah satu perusahaan BUMN yang tengah mengerjakan proyek infrastruktur di Batubara.
“Dia mendatangi saya, dia menunjukkan pistol sambil mengucapkan kalimat ‘ini bukan urusan kali”.
“Saya trauma dan merasa nyawa saya terancam,” kata Muhrim didampingi rekan-rekannya sesama wartawan, usai membuat laporan ke Polres Batubara.
Saat itu, sambung Muhrim, pelaku sempat ingin membawanya ke kantor pelaku. Namun Muhrim menolak.
“Dia bilang kalau saya tidak ikut ke kantor, dia akan menelephone Polisi untuk menangkap saya,” terangnya.
Muhrim mengatakan, pengancaman terjadi ketika dirinya membuat berita tentang keluhan warga yang rumahnya retak.
Dan jalan hancur akibat proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh perusahaan berplat merah tersebut.[e3]






