Indiespot.id-Sumut, DPRD Kabupaten Deliserdang segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Anggaran Covid-19 guna mengawasi alokasi anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Deliserdang.
Pembentukan Pansus sendiri, didasari dari kinerja tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Deliserdang, khususnya Dinas Kesehatan yang terus menjadi sorotan. Serta mengetahui sejauh mana alokasi anggaran Alat Pelindung Diri (APD) di masing-masing Puskesmas.
Seperti berdasarkan informasi yang ditemui di lapangan, perlengkapan APD masih banyak kekurangan, sehingga berbagai pihak swasta maupun pribadi secara sukarela memberikan bantuan ke Puskesmas.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Deliserdang, Misnan Al Jawi mengatakan, bahwasanya mereka akan melakukan rapat dengan berbagai fraksi-fraksi di DPRD Deliserdang pada Selasa (2/6), guna membahas pembentukan Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19.
“Jadi begini ini (Pansus) usulan dari kawan kawan, supaya kita DPRD bentuk pansus Covid-19. Kita ingin mengetahui langsung tentang bagaimana penyaluran sumber dana dari APBD ataupun dari Dana Desa ke masyarakat apakah betul betul sampai dengan sasaran yang tepat dilakukan oleh Pemkab Deliserdang. Karena kita lihat juga banyak yang layak dapat tapi tidak dapat,” kata Misnan.
Menurut Misnan, sudah sewajarnya DPRD untuk mengawasi ataupun monitoring anggaran APBD untuk penanganan Covid-19. Dimana nantinya DPRD Deliserdang akan turun ke Kecamatan Kecamatan menyikapi permalasahan yang ada termasuk mengenai APD di berbagai Puskesmas.
“Termasuk mengenai APD yang mau kita lihat ke lapangan karena apa ? Karena dana dari APBD itu tidak hanya untuk bantuan sosial melainkan juga untuk dana pembelian untuk APD,” ujarnya.
“Kami kan sebahagian sudah ke Kecamatan Kecamatan mereka mengaku dari Puskesmas itu belum ada bantuan APD itu dari Pemkab Gugus Tugas itu. Kita hanya mendengarkan banyak relawan relawan ataupun donatur dari perusahaan swasta membantu APD,” tambah Misnan.
Dengan Pansus ini, Misnan pun berharap dapat memonitoring termasuk mengenai APD, supaya teransparan anggran jangan sampai terjadi bantuan dari pihak swasta namun dikatakan itu alokasi dari Dinas Kesehatan.
“Dengan Pansus inilah kita bisa monitoring langsung, kita panggil mereka (Dinas Kesehatan) kita RDP kan. Kita turun ke lapangan, jadi kita bisa tau langsung Rab-nya (Rencana Anggaran Belanja) itu berapa sebetulnya. Karena Rab Covid-19 itukan kita belum dapat. Pansus ini semata-mata bukan untuk anggota DPRD, tapi memang semata mata untuk rakyat Deliserdang, karena banyak juga masyarakat yang mengeluh,” tegasnya. (E4)






