Indiespot,id Medan — Suasana penuh semangat kemerdekaan menyelimuti RSU Haji Medan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Serangkaian kegiatan meriah digelar, diawali dengan jalan sehat yang diikuti seluruh civitas rumah sakit, Kamis (14/8/2025) pagi.
Dalam momen jalan sehat ini, RSU Haji Medan juga membagikan 100 bendera merah putih kepada para pengendara yang melintas. Aksi ini menjadi simbol edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk memeriahkan kemerdekaan dengan menampilkan lambang kebanggaan nasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Umum dan Pengembangan SDM RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara, Ridesman Nasution, SKM, SH, M.Kes, MH, yang mewakili Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, S.Si, Apt, M.Kes.
“Kita patut bersyukur, di usia kemerdekaan RI yang ke-80 ini, RSU Haji Medan telah menunjukkan kematangan dalam pelayanannya. Dengan usia lebih dari 30 tahun, semangat untuk terus mengelola dan memajukan rumah sakit ini harus kita jaga bersama,” ujar Ridesman.
Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap progres RSU Haji Medan dan semakin tingginya kepercayaan masyarakat. Semangat kemerdekaan, menurutnya, harus menjadi energi untuk terus menjaga dan mengembangkan rumah sakit sebagai pusat pelayanan terbaik.
“Mari kita pelihara RSU Haji Medan sebagai wujud syukur atas kemerdekaan. Inilah tempat kita berjuang, inilah langkah nyata kita dalam mengisi kemerdekaan,” tambahnya.
Usai jalan sehat, berbagai perlombaan turut memeriahkan peringatan, melibatkan pegawai dan masyarakat sekitar. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, selaras dengan tema tahun ini: “Bersatu, Berdaulat: Rakyat dan Pegawai RSU Haji Sejahtera.”
Acara puncak akan diwarnai pengundian lucky draw dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif seluruh elemen rumah sakit.
Dengan penuh semangat, Ridesman menutup sambutan pembukaan. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, perayaan HUT RI ke-80 di RSU Haji Medan resmi dimulai—menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan pelayanan, dan menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan kesehatan.” pungkasnya. (Sgh)






