INDIESPOT.ID, Medan – Bagi sebagian orang, kesuksesan mempunyai pengertian dan standar yang berbeda-beda. Begitu juga dengan masyarakat Indonesia. Di negri kita ini ada beberapa tolok ukur keusksesan yang telah hidup turun-temurun. Apa saja itu? Yuk, simak lewat artikel ini!
1. Kerja kantoran
SDar nggak sadar, di Indonesia, kita lebih dihargai bila mendapat pekerjaan yang ‘formal’ seperti berseragam atau kerja di kantor. Nggak jarang para pekerja WFH sering dianggap tidak bekerja sama sekali karena terlihat di rumah aja. Bahkan parahnya mereka sering dikira melakukan pesugihan karena nggak kelihatan berangkat kerja, tapi paket online shop tiap hari berdatangan. Waduh! Nggak cuma itu, restu dari calon mertua pun akan sangat berbeda antara si pekerja kantoran dengan yang bukan. Nggak percaya? Cobain aja!
2. Mempunyai mobil
Bagi orang Indonesia, memiliki kendaraan mobil adalah simbol atas kesuksesan dan kekayaan. Sehingga nggak jarang, untuk memenuhi standar kesuksesan tersebut, banyak orang yang memaksakan diri untuk mengambil kredit. Duh sulit, ya kan?
3. Sudah menikah atau belum
Poin yang satu ini mungkin udah nggak asing, apalagi untuk generasi milenial dan gen Z. Saat menginjak usia dewasa muda, kita akan dicecar dengan pertanyaan “sudah menikah?” “Kok belum menikah udah usia segitu?” Padahal kan pernikahan bukan soal usia. Tapi begitulah di Indonesia, menikah seperti salah satu pencapaian terbesar dalam hidup. Mau gaji kita dua digit ataupun berpendidikan tinggi, tetap aja akan dipandang sebelah mata. Dengan menikah, kita seperti naik ke kasta sosial yang lebih tinggi.
4. Punya anak berapa
Nyambung dari poin di atas, ternyata menikah bukanlah puncak dari kesuksesan. Masih ada tantangan lain yaitu mempunyai anak. Ketika sudah menikah, pertanyaan “Sudah isi belum?” akan datang menghantui. Nggak
mempunyai anak sering dianggap sebagai kegagalan dalam rumah tangga, yang nantinya menjadi excuse agar pasangan mencari yang lain. Selain itu, nggak mempunyai anak seperti mempunyai kekurangan dalam hidup yang membuat kita berbeda dengan yang lain.
5. Bersekolah di tempat favorit
Jika kita pikir standar kesuksesan Indonesia cuma terbatas pada 4 poin di atas, itu salah besar. Masih ada lagi nih, salah satunya sekolah di tempat favorit. Pasti sering mendengar dong kisah orangtua yang rela menyogok agar anaknya bisa bersekolah di salah satu instansi pendidikan? Nah, sekolah di tempat bergengsi bisa menjadi hal-hal yang dibanggakan saat pertemuan keluarga seperti saat lebaran, natal, arisan atau reuni. Luar biasa bukan?
Itu dia 5 standar kesuksesan yang aneh tapi nyata dan sering muncul di kehidupan masyarakat Indonesia. Apakah menurut kamu standar tersebut relevan dengan zaman sekarang? (Ika)






