Tahun Baru 2023 dan Muhasabah

  • Whatsapp
Muhammad Isya, S.Sos, M.I.Kom. (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Tahun Baru, identik dengan penanggalan pergantian tahun di kalender Masehi. Seakan menjadi tradisi, banyak orang yang euforia menyambutnya dengan berbagai kegiatan dan acara.

Memang, hampir tiga tahun belakangan ini, imbas pandemi COVID-19, aktivitas menyambut semarak tahun baru itu dibatasi. Pada tahun-tahun sebelumnya dan tentu pada penyambutan Tahun Baru 2023 kali ini, orang masih banyak berharap dan merindukan suatu perubahan baru yang lebih baik dibanding dengan kehidupan yang dijalani pada tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Sadar atau tidak sadar, banyak orang lupa bahwa perubahan hidup yang ‘dirindukannya’ itu tidak diiringi Muhasabah. Dalam arti intropeksi diri, mengevaluasi segala ibadah dan aktivitas kita, sembari memohon doa kepada ALLAH Swt, sang pencipta dan pemilik sejati alam semesta ini dan diperkuat dengan program-program, ide-ide yang prospek.

Namun, bila hasil pada tahun baru ini atau satu tahun yang sedang dijalaninya itu pada akhirnya tidak sesuai apa yang diinginkan dan diharapkannya, akhirnya hanya bisa mengeluh.

Padahal, seperti kata pepatah : “Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai”. Pepatah lain mengatakan: “Sesungguhnya engkau tidaklah akan memetik hasil dari menanam duri buah anggur”. Kedua pepatah tersebut sungguh dalam maknanya untuk mengingatkan bahwa ada korelasi perbuatan dan amal ibadah kita sepanjang setahun yang kita jalankan dengan hasil yang kita harapkan itu.

Dalam konteks Ilmu Komunikasi, kondisi Muhasabah tersebut memunculkan Komunikasi Intrapersonal atau Kesadaran supaya kita Bijak memanfaat Waktu, Tempo atau Masa yang masih diberikan ALLAH sang pencipta jagad raya ini kepada kita hambaNya. Sebab itu, tinggal tergantung diri kita untuk pandai Mensyukuri Nikmat Waktu yang diberikanNya itu. Insha ALLAH,..semoga.” (Muhammad Isya, S.Sos, M.I.Kom)

Pos terkait