Nggak Cuma Tampilan, Ini Bedanya Tempe yang Dibungkus Daun dengan Plastik

  • Whatsapp
Ilustrasi Tempe. (Dok. Foto cottonbro dari Pexels)

INDIESPOT.ID, Medan – Bahan makanan satu ini tentu tidak akan asing lagi buat kamu. Karena mungkin kamu pun sering mengkonsumsinya di rumah lantaran rasanya yang lezat dan cara mengolahnya menjadi berbagai menu masakan pun sangat mudah. Seperti tempe dengan kuah bersantan, tumis tempe, sambal tempe, tempe bacem, tempe goreng, dan masih banyak lagi hidangan lainnya yang sudah pasti semuanya nikmat.

Kalau berbicara soal tempe, biasanya saat belanja di pasar atau di warung-warung, kamu akan menemukan tempe yang dibungkus daun pisang dan yang dibungkus plastik. Khusus tempe yang dibungkus daun pisang, kemungkinan bakal sulit ditemukan di pasar-pasar modern seperti di supermarket. Kebanyakan tempe yang dibungkus plastiklah yang lebih kerap tersedia.

Nah, sebenarnya tempe yang dibungkus daun dan yang dibungkus plastik nggak berbeda jauh. Tapi memang ada sih beberapa aspek yang pada akhirnya memengaruhi rasanya, selain berbeda di tampilannya. Kira-kira bagus yang mana, ya?

_*Tempe yang dibungkus daun pisang punya aroma dan rasa yang khas daripada tempe yang dibungkus plastik*_

Tentu bungkusan tempe yang berbeda akan berpengaruh pada aroma dan rasanya. Sama halnya kayak makan lontong yang dibungkus daun pisang dan yang dibungkus plastik. Begitu jugalah dengan tempe.

Tempe yang dibungkus daun pisang punya aroma dan rasa yang lebih khas dan sedap ketimbang tempe yang dibungkus dengan plastik. Daun pisang juga mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melawan radikal bebas. Hal ini berlaku juga untuk tempe yang dibungkus dengan daun lainnya, daun jati misalnya.

_*Tempe yang dibungkus dengan plastik dinilai lebih aman dan higenis daripada tempe yang dibungkus daun*_

Tempe mengandung bakteri baik hasil fermentasi yang cukup sensitif terhadap cemaran bakteri lainnya. Nah, tempe yang dibungkus dengan daun itu riskan tercemar bakteri lain dari daun itu sendiri, makanya perlu diperhatikan betul kebersihannya. Karena jika daun pisangnya kurang higienis dan terkontaminasi bakteri jahat, maka justru akan bikin tempe gagal matang atau cepat busuk.

Sementara itu, tempe yang menggunakan plastik umumnya datang dari produsen tempe yang lebih modern sehingga terjaga kebersihannya.

*Tempe yang dibungkus daun semakin sulit ditemukan daripada tempa yang dibungkus plastik*_

Tempa dengan bungkusan daun emang lebih banyak peminatnya sih, tapi semakin kemari makin sulit dicari. Ya, salah satunya karena daun pisang langka. Apalagi kalau di perkotaan, tempe dengan bungkusan daun lebih kecil kemungkinannya untuk ditemui. Bal ini karena minimnya lahan di perkotaan yang memungkinkan tumbuhnya pohon pisang. Akan lebih mudah tempe yang dibungkus daun ditemui di pasar tradisional, atau di kota-kota kecil yang lebih banyak ditemukan daun pisang.

So, perihal daerah persebaran tempe dengan bungkus daun atau yang dibungkus dengan plastik cenderung mudah dipetakan.

Gimana jadinya, kamu tim yang lebih suka beli tempe mana nih? Dengan bungkusan daun atau dengan bungkusan plastik? (Ika)

Pos terkait