INDIESPOT.ID, Medan – Wacana penundaan Pemilu atau penambahan masa jabatan Presiden menjadi 3 periode direspon Walikota Medan, Bobby Nasution.
Menantu Presiden Joko Widodo itu menyebutkan, sikap mertuanya tegas. Yakni menolak wacana itu dan mengikuti konstitusi.
“Jadi saya rasa wacana itu tidak ada. Sudah beberapa kali pak Presiden mengatakan taat dan ikut konstitusi,” ujar Bobby, Rabu, 13 April.
Bobby menjelaskan, komitmen Presiden terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 sesuatu jadwal sudah dibuktikan dengan melantik komisioner KPU.
“Setahu saya kemarin bapak presiden sudah mengeluarkan pernyataan, mengatakan salah satunya KPU sudah dilantik, langsung kemarin. Salah satu (tujuannya) untuk mempersiapkan baik Pemilu dan Pilkada tahun 2024,” jelasnya.
Mengenai banyaknya mahasiswa yang melakukan unjuk rasa terkait wacana itu, Bobby merasa hal itu lumrah. Karena, kebebasan berpendapat dijamin oleh negara.
“Ya namanya pendapat yang silahkan saja itu, pendapat silahkan,” ucapnya.
Sementara itu di Kota Medan, Massa mahasiswa dari sejumlah kampus di Medan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Rabu, 13 April.
Mereka melakukan orasi menolak jabatan presiden 3 periode hingga penundaan pemilu. Aksi mereka pun mendapat pengawalan dari puluhan personel polisi. (Satria)






