INDIESPOT.ID, Medan – Massa aksi 11 April yang tergabung dalam gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengepung gedung DPR RI, pada Senin (11/4/2022).
Dari foto dan video yang beredar di media sosial Twitter, mahasiswa yang mengenakan almamater masing-masing tampak berada di depan gedung DPR. Beberapa pasang spanduk juga telah terbentang di pagar hitam gerbang utama gedung DPR itu.
“Masa jabatan itu bukan sembako yang terus naik,” isi tulisan dalam spanduk.
“Rakyat bangkit melawan,” isi tulisan dalam spanduk lainnya.
Selain itu, juga tampak mobil komando yang dilengkapi dengan pengeras suara terparkir di depan gerbang gedung DPR RI. Beberapa orator berdiri di atasnya.
“Jokowi tiga peridoe bilang tolak!,” kata orator.
“Tolak” jawab masa aksi serentak.
Dalam aksi ini diketahui, ada empat tuntutan yang disampaikan, yakni: 1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai. 2. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2022. 3. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode. 4. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan Mahasiswa kepada Presiden yang hingga saat ini belum terjawab.
Hingga berita ini dinaikan, dari panatau redaksi Indiespot, kata kunci “Gedung DPR” diramikan lebih dari 25,8ribu cuitan. (Dim)






