Minyak Goreng Kembali Jadi Perbincangan di Twitter Usai Pemerintah Cabut HET Penjualan, Warganet Luapkan Kekecewaan

  • Whatsapp
Capture foto cuitan Netizen. (Dok. Twitter @aynie_ove/@YulieReborn)

INDIESPOT.ID, Medan – Perbincangan minyak goreng terus terjadi di tengah masyarakat, khususnya warganet di Twitter. Kali ini, perbincangan warganet tidak lagi berkaitan dengan kasus kelangkaan minyak goreng, melainkan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang baru.

Pasalnya, pemerintah mengumumkan harga minyak goreng kemasan akan disesuaikan dengan harga keekonomian. Dimana harga minyak goreng kemasan akan mengikuti harga di pasar.

Bacaan Lainnya

“Harga minyak goreng kemasan lain ini tentu akan menyesuaikan terhadap nilai daripada keekonomian, sehingga tentu kita berharap bahwa dengan nilai keekonomian tersebut minyak sawit akan tersedia di pasar modern maupun di pasar tradisional,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi persnya, Selasa (15/3/2022).

Capture foto cuitan Netizen. (Dok. Twitter @Hdkrnwn)

Untuk kemasan premium ukuran dua liter dijual dengan kisaran harga Rp 43.900 hingga Rp 50.000. Sedangkan harga Rp 23.000 untuk satu liter.

Padahal, sebelumnya pemerintah telah memberikan harga subsidi untuk minyak goreng di mana harga satu liter dijual Rp 14.000 dan dua liter Rp 28.000.

Kebijakan pemerintah itu sontak mendapat respon dari warganet. Kata kunci “Minyak Goreng Penting” dan hastag #TangkapKartelMinyakGoreng jadi trending di Twitter, Kamis (17/3/2022).

Harga minyak goreng yang mahal tersebut memunculkan reaksi kekecewaan warganet kepada pemerintah. Berikut keluhan warganet lewat cuitan di media sosial Twitter yang dirangkum redaksi Indiespot:

“Ngerasa aneh gak sih, kemaren langkanya ampun ampunan tuh minyak goreng, pas naek harga, lha pada ngumpul di rak, pake caption lagi, “Sesuai kebijakan pemerintah”, orang bijak mana yang dibilang bijak naikin harga disaat susah? Minyak Goreng Penting,” cuit @Hdkrnwn.

“Sekarang itu yg bikin gelisah harga minyak goreng penting banget buat para bu ibu,” kata @NOVIAFRIYANI105.

“Ketika harga migor naik tinggi, tiba-tiba dibeberapa minimarket rak migor terisi penuh padahal beberapa hari kemaren sangat langka. Ada apa nih wahai sahabat netizen berisik. #TangkapKartelMinyakGoreng,” tulis @NetizenBerisik.

“Setelah Mendag mencabut aturan harga Minyak Goreng Kemasan dan harga berikutnya disesuaikan dengan perekonomian, akhirnya Minyak Goreng melimpah ruah dipasaran. #TangkapKartelMinyakGoreng,” ungkap @YulieReborn.

“Kemarin-kemarin minyak goreng pada ngumpet dimana yah, kok sekarang ketika harga mahal minyak goreng pada nongol. #TangkapKartelMinyakGoreng,” timpal @Nenk_Azah1.

“Rakyatnya di prank lagi. Faktanya harga minyak goreng jauh lebih mahal dari sebelum turun. Usai HET subsidi minyak goreng kemasan dicabut, semua pada berlomba-lomba mengeluarkan minyak goreng yang diumpetin. Astaghfirullah negeriku. #TangkapKartelMinyakGoreng,” ujar @aynie_ove. (Ika)

Pos terkait