Kamu Gampang Marah? Ini 5 Cara untuk Meredam Amarahmu

  • Whatsapp
Ilustrasi Toxic Relationship (Dok. freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Pernah nggak sih kamu marah-marah tanpa sebab? Atau marah marah-marah nggak jelas gitu? Bukan sekali dua kali, bahkan sifatmu yang suka marah-marah itu sering kali kamu lakukan. Sampai-sampai orang di sekitarmu juga sudah mulai risih dengan sifat kamu yang satu ini. Mau minta maaf pun, kadang kalimat maafmu yang tulus itu dianggap sudah menjadi omong kosong. Kadang juga respon yang mereka dapatkan ketika kamu mengucapkan maaf adalah “Halah nanti juga marah-marah nggak jelas lagi, jadi ngapain minta maaf”.

Wajar sih kalau orang di sekitarmu memberi respon seperti itu, jika kamu terus-terus marah tanpa sebab. Tapi gampang marah-marah walau ada sebab dan tanpa sebab itu sangat menyebalkan bukan?

Bacaan Lainnya

Nah, biar kamu nggak dijauhi orang sekitar dan sifat marahmu itu bisa terkendali, coba deh kamu hadapi dengan 5 cara ini! Kamu bisa menahan amarah dan lebih bisa berpikir dulu sebelum bertindak.

1. Saat kamu mulai merasa marah, coba tarik nafasmu dalam-dalam

Percaya deh, marah-marah itu enggak baik lho. Kalau sekali dua kali kamu marah nggak masalah, orang-orang mungkin akan memaklumi. Tapi kalau terlalu sering juga, orang akan mencapmu sebagai tukang marah. Nah, sebelum kamu mulai terpancing untuk marah atau emosi, coba deh tarik nafas dalam-dalam dan berpikir jernih, sebenarnya kamu marah karena apa? Kalau kamu marah karena hal sepele coba deh diomongin terlebih dahulu. Karena semua masalah itu gak perlu pake otot, bisa juga diselesaikan dengan kepala dingin.

2. Saat marah, coba ambil waktu untuk menyendiri dan dengerin musik favoritmu

Terkadang ada masalah yang kita nggam bisa tangani dengan baik, lantas hal itu menjadi pemicu untuk kita marah-marah tak menentu. Biasanya saat seperti ini kita bisa marah dengan mengucapkan hal-hal yang nggak enak didengar oleh orang-orang sekitar. Hal itu justru berdampak untuk orang disekitar kamu, dan juga bisa berdampak untuk kesehatanmu juga lho.

Maka dari itu, saat kamu marah coba deh, kamu pergi ke suatu tempat. Ambil satu waktu untuk berdiam dan mendengarkan musik relaksasi atau lagu favoritmu. Terkadang lagu adalah obat penyembuh yang menenangkan dikala kita lagi terbawa emosi yang mendalam.

3. Rutin olahraga

Untuk kamu yang sering sekali tidak bisa menaham amarah, olahraga ringan bisa menjadi alternatif lho. Coba deh kamu rutin untuk jogging pagi bahkan jalan santai. Jogging atau jalan santai ini juga nggak perlu kamu lakukan setiap hari kok, cukup sekali seminggu ketika weekend.

Yakin deh, kalau kamu rutin melakukannya kamu akan merasa rileks, dan bisa lebih jernih dalam berpikir dan tidak mengambil tindakan impulsif seperti marah-marah nggak jelas lagi. Selain buat kamu rileks dan lebih menyehatkan, kamu juga bisa bersosial dengan bergabung dengan orang-orang yang jogging sekitar komplek kamu. Seru juga, kan?

4. Sesekali coba untuk pijak refleksi

Penyebab amarahmu terkadang bukan hanya karena permasalahan yang sepele sih. Tapi bisa aja karena kamu terlalu stres di dalam pekerjaan, atau kamu kurang istirahat yang menyebabkan kamu nggak bisa relaks dalam menghadapi permasalahan. Akhirnya buat kamu jadi mudah marah deh.

Kalau gini, coba sesekali untuk pijat refleksi. Bukan hanya membuat kamu rileks saja lho, tapi juga berdampak untuk menjaga kesehatan tubuhmu, dan masih banyak juga manfaat lainnya. Nggak ada salahnya kamu coba, kan? Toh sesekali kita sebagai manusia butuh waktu relaksasi.

5. Sadari apa yang membuatmu cepat marah

Percayalah, setiap permasalahan itu ada solusinya. Marah nggak bisa dijadikan solusi dalam menghadapi masalah. Coba deh kamu pikirin lagi sebelum kamu mulai ingin marah, kenapa kamu marah? Apa masalahnya sebesar itu untuk membuat aku jadi marah, ya?

Pertanyaan-pertanyaan tadi coba jadi renungan buat kamu yang cepat marah. Bahkan kalau bisa sebelum kamu marah, tanamkan kata-kata ini dalam dirimu.

Itu dia cara mengatasi agar kamu nggak marah-marah. Semoga bisa kamu terapkan, ya, biar kamu nggak dicap sebagai “pemarah”. Nggak mau kan dicap begitu? Apalagi sampai kamu mengambil keputusan saat marah. Jangan sampai, ya.

Percayalah mengambil keputusan ketika kamu lagi marah akan membawa kamu kedalam penyesalan. So, untuk kamu yang masih suka marah-marah nggak jelas, coba deh dirubah, karena marah-marah itu bikin cepat tua lho. (Ika)

Pos terkait