Untukmu yang Patah Hati, Renungkan Alasan Ini Agar Kamu Berhenti Meratapi Sakitnya

  • Whatsapp
ilustrasi / freepik

INDIESPOT.ID, Medan – Terkadang keadaan tidak berpihak kepadamu. Sesekali kamu tentu merasakan kecewa dan juga patah yang luar biasa. Padahal kamu mempercayainya sepenuhnya untuk menjaga hatimu, nyatanya dia membuatmu hatimu patah lagi.

Atas apa yang diperbuatnya, maaf pun kamu berikan. Tapi hatimu belum tentu bisa sembuh begitu saja. Terkadang begitulah, memaafkan tak selalu diiringi dengan melupakan, sakit yang dia berikan boleh sana membekas. Tapi bukan berarti hal tersebut dapat menghancurkan duniamu dan bahagiamu dengan mudah. Kamu harus tetap berjalan ke depan, usah lagi perdulikan kenangan pahit dan lubang di hatimu. Tutuplah lubang itu dan tersenyumlah. Karena ada banyak alasan mengapa kamu harus berhenti meratapai patah hatimu.

Bacaan Lainnya

Waktumu terlalu berharga untuk dihabiskan dengan orang yang tak bisa menghargaimu

Bersiaplah untuk menghadapi harimu tanpanya. Mungkin hatimu memang akan terasa kosong, tapi mau tak mau kamu pun harus melewati fase itu. Tenanglah, ini hanya sementara. Lebih baik sakit untuk sekali dari pada sakit berkepanjangan karena mempertahankan seseorang yang tidak tahu bagaimana m cara menghargaimu.

Anggap aja sakit hati yang kamu rasakan adalah proses pendewasaan yang mengujimu agar kamu bisa mengambil sisi positif dari segala yang sudah terjadi. Bukan malah menyalahkan diri sendiri dan terus menerus meratapi perih di hati.

Tak perlu kamu balas sakit yang dirasa, yakinlah bahwa karma akan selalu ada di masa depan

Nggak cuma hukum newton 3, tapi hukum aksi-reaksi berlaku dalam kehidupan. Konsep sebab-akibat pasti terjadi. Apa yang kamu tuai itulah yang akan kamu tanam. Siapa yang menyakiti, dia juga pasti akan disakiti meski itu bukan lewat dirimu.

Percayalah, semesta akan berlaku adil. Lihat saja karma bekerja pada saatnya, hingga kamu sudah siap menemukan kebahagiaanmu. So, berbahagialah segera!

Kamu tak lagi terikat demi menjaga perasaannya, kini saatnya kamu bebas mencintai dirimu sendiri

Ingat, dari sakit yang kamu rasa pasti ada sisi positifnya. Sekarang kamu bebas dengan waktu yang kamu punya tanpa ada lagi hati yang harus kamu jaga. Manfaatkan kesendirianmu untuk mencintai diri sendiri. Kamu bisa lakukan hal-hal yang tak bisa kamu lakukan saat masih bersamanya. Karena balas dendam terbaik adalah bukan menjadi jahat seperti yang dia lakukan, tapi tunjukan padanya bahwa kamu bisa bahagia dan menjadi seseorang yang jauh lebih baik tanpanya.

Ketulusan yang kamu berikan tak sia-sia, kelak akan ada ketulusan lain yang datang untukmu

Meski ketulusanmu untuknya tak terbalas dengan indah, jangan lantas mengubahmu menjadi orang yang penuh prasangka buruk dalam memandang masalah cinta dan berhenti menjadi orang yang tulus. Karena hal itu bukan salahmu, tapi memang dia bukan orang yang tepat untukmu. Percayalah, nanti akan ada saatnya ketulusanmu berbuah manis. Saat orang yang tepat datang dengan tulus untukmu dan memberi cinta untuk mengobati luka di hati yang pernah terluka parah.

So, mau sampai kapan kamu akan meratapi semua rasa sakit akan patah hati? Nggak ada lagi alasan untuk tetap bertahan dengan kegalaun yang akan membuatmu semakin sakit. Ingat, tanpanya kamu berhak bahagia. Karena bukan hanya dia saja kebahagianmu. Toh, sebelum hadirnya dia dalam hidupmu kamu bahagia dan baik-baik saja kan? Lantas mengapa saat perginya membuatmu sedih berkepanjangan. Berbahagialah! (Ika)

Pos terkait