INDIESPOT.ID, Medan – Temuan kerangkeng berisikan 27 di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin mendapat respon dari Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.
Gubsu Edy mengatakan, dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim yang ia turunkan, lokasi itu diperuntukkan sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba. Ia mengatakan, niat Bupati Terbit untuk menjadikan lokasi itu sebagai tempat rehabilitasi sangat bagus.
“Dari tim yang saya berangkatkan, benar adanya kerangkeng itu, untuk membantu orang orang yang terpapar narkoba. Secara niatnya bagus, tapi itukan harus izin,” ujar Edy kepada wartawan, Kamis, 26 Januari.
Kata Edy dengan adanya izin maka penanganan medis dan perawatan para pecandu narkoba lebih terjamin.
“Harus disiapkan dengan perangkat aturan untuk menyehatkan orang lain. (harus) Ada dokter, ada minuman, makanan itu harus diatur semua. Ini yang harus di sampaikan, Tapi apapun alasannya, niatnya baik,” jelasnya.
Selanjutnya, dia mempercayakan penegak hukum untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.
“Tapi perkara hukum biarkanlah, aparat hukum. Silahkan pihak hukum yang menindaklanjuti,” sebutnya.
Sebelumnya Bupati Langkat, Terbit diciduk KPK dalam OTT karena diduga menerima suap, pekan lalu. Terbit kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Keberadaan kerangkeng ini, pertama mencuat usai KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Terbit. Muncul banyak dugaan yang bahkan mengaitkannya sebagai kerangkeng tempat menghukum pekerja. (Satria)





