Viral Pengusaha Dekorasi Minta Tolong ke Walikota Bobby Karena Dipungli Preman, Polisi Turun Tangan

  • Whatsapp
terlihat seorang orang pria berkaos kuning sedang berdiri dalam narasi pengirim foto menjelaskan jika setiap pihaknya memasang dekorasi di Hotel Polonia Medan selalu ada yang meminta uang (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Aksi pungutan liar (Pungli) diduga dialami pengusaha dekorasi di Hotel Polonia, Medan. Aksi itu direkam dan viral usai diunggah ke media sosial.

Dalam foto yang diunggah, terlihat seorang orang pria berkaos kuning sedang berdiri dibalik pagar. Dalam narasinya, pengirim foto menjelaskan jika setiap pihaknya memasang dekorasi di Hotel Polonia, Medan selalu ada yang meminta uang.

Bacaan Lainnya

Dalam narasinya, pengirim foto juga meminta tolong kepada Walikota Medan, Bobby Nasution agar bisa menertibkan praktek pungli tersebut.

pengirim foto juga meminta tolong kepada Walikota Medan Bobby Nasution agar bisa menertibkan praktek pungli (Istimewa)

“Tolong pak @bobbynst agar pungli2 gak jelas kayak gini ditertibkan karena kita kerja butuh ketenangan dan kenyamanan tanpa ada ancaman atau maki2an kalau gak dikasih,” tertulis di narasi foto yang dilihat, Senin, 29 November.

“Dia minta 150rb lo, kalau kurang marah2,” tulis pengunggah foto.

Selanjutnya, pemilik foto kembali menggungah satu foto lagi yang memperlihatkan seorang pria berkemeja biru berdiri dibalik pagar besi.

“Tolong Pak @bobbynst, ini preman yang tiap dekor di hotel @lepoloniahotel selalu minta uang kalau gak dikasih atau kurang marah2, ngancam2. Dan ini tadi dia kua gadai hp nya 50rb dan aku gak mau ngasih terus dia ngamuk2 minta uang lagi karena kurang bayaran waktu hari kemarin katanya,” tulis pengunggah foto.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru, AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan pihaknya sudah mengetahui kejadian tersebut. Ia menjelaskan, polisi akan melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pungli tersebut.

“Sudah dapat informasi, akan kami tindaklanjuti dengan penyelidikan. Kita akan pastikan dulu, kita cek ke TKP,” kata AKP Fathir saat dikonfirmasi, Senin, 29 November.

Terkait hal itu, AKP Fathir mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima laporan dari korban. Ia meminta agar korban segera melaporkan hal tersebut ke Polsek Medan Baru.

“Belum ada laporan,” jelasnya. (Satria)