Kerusakan Jalan Semakin Memprihatinkan, Pemprov Sumut Harus Lakukan Langkah Khusus

  • Whatsapp
Fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara menyoroti alokasi anggaran untuk sektor infrastruktur (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Rancangan APBD TA 2022 Provinsi Sumatera Utara, tengah dalam pembahasan. Dalam pembahasannya, Fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara menyoroti alokasi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Sebab, dari 3005 Km panjang jalan di Sumatera Utara, sepanjang 1001 Km mengalami kerusakan. Namun, dalam perencanaannya, anggaran perbaikan yang ditampung di APBD tahun anggaran 2022 hanya Rp 1 triliun.

Bacaan Lainnya

“Kemampuan yang ada rencananya hanya sebesar 1 trilyun untuk APBD 2022 Yang mana alokasi untuk perbaikan jalan hanya sebesar 48% dari dana Bina Konstruksi tersebut. Itu hanya mampu menangani jalan sepanjang 80 kilometer,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara, Mangapul Purba.

“Jalan rusak kita sesuai pemetaan yang tidak baik atau rusak ada sepanjang 30% dari ruas yang ditangani atau setara 1001 km, maka perbaikan menuju tercapainya jalan yang baik bagi jalan propinsi adalah sangat tidak mungkin,” sambungnya.

Mangapul juga mengatakan bahwa pada tahun 2022 pelaksnaan anggaran yang sedikit ini pun paling bisa dilakukan pada bulan Juli tahun depan. Sementara kondisi dilapangan sampai saat ini menurut data yang ada di Komisi D Sudah sangat memprihatinkan

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap Pemprovsu harus melakukan upaya-upaya dan melakukan berbagai terobosan untuk memecahkan persoalan ini

“Marena kalau dibiarkan, maka kita yakin pada tiga bulan kedepan kondisi kerusakan semakin luar biasa parah, dan akibatnya bisa fatal buat rakyat,” tegas Mangapul.

Diakuinya, ada beberapa faktor dan berbagai kendala serta dinamika yang tinggi sehingga pada proses alokasi dan ratio penggunaan dan kebutuhan akan anggaran masih sangat jauh dari harapan.

Kemudian, penurunan penerimaan dana pusat dan lainnya sehingga dalam hal urusan wajib mengurusi rakyat juga tidak dapat terpenuhi dengan baik.

“Kondisi yang paling vital yang jadi persoalan rakyat adalah kerusakaan ruas jalan propinsi yang begitu parah di berbagai titik di sepanjang 3005 km jalan di Provinsi Sumut,” terang Mangapul.

“Kita meminta Gubernur Sumatera Utara agar melakukan segala upaya agar ini bisa tertangani sesegera mungkin,” lanjutnya

Dan sampai saat ini, kata Mangapul, kita masih yakin dengan langkah-langkah koordinasi baik vertikal maupun horizontal dalam rangkaian kerja sama mencari solusi terhadap kerusakan infrastruktur jalan ini terus diupayakan. (Satria)