Viral Siswa SMP di Toba Dipukuli dan Disaksikan Puluhan Temannya, Polisi Turun Tangan

  • Whatsapp
Suasana perundingan antara piha keluarga, guru dan pejabat kecamatan soal viral siswa di Toba Dianiaya (istimewa)

INDIESPOT.ID, Toba – Persekusi yang diduga dilakukan siswa SMP di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Aksi itu terekam dan viral di jagat media sosial.

Dilihat, Senin, 18 Oktober 2021, terlihat dalam video berdurasi 30 detik itu seorang siswa SMP menginjak salah satu temannya. Sementara beberapa rekannya yang juga masih menggunakan seragam terlihat menyaksikan aksi tersebut.

Bacaan Lainnya

Video tersebut diposting akun Facebook KAB TOBA Tv. Dalam keterangannya, aksi tersebut dilakukan oleh siswa salah satu SMP di Parmaksian.

“Persekusi Siswa SMP Parmaksian. Harus ada perhatian khusus terhadap kejadian tersebut.!!! Di kabupaten Toba . Dimohon kepada pihak yang berwenang segera tindak lanjut kasus ini agar kedepannya tidak ada terjadi lagi. Mohon dengan segera !!! Bantu Share agar cepat di tanggapi Pihak berwajib,” keterangan dari postingan video tersebut.

 

Persekusi Siswa SMP Parmaksian. Harus ada perhatian khusus terhadap kejadian tersebut.!!! Di kabupaten Toba . Dimohon kepada pihak yang berwenang segera tindak lanjut kasus ini agar kedepannya tidak ada terjadi lagi .
Mohon dengan segera !!!
Bantu Share agar cepat di tanggapi Pihak berwajib
.
.
.
Sumber .FB Ondo gogo M

Dikirim oleh KAB TOBA Tv pada Sabtu, 16 Oktober 2021

 

Dalam video itu, seorang siswa terlihat tergelat di tanah. sementara satu orang lainnya memukul dan menginjak korban. Aksi itu diduga direkam oleh salah satu rekan siswa tersebut. Dalam video itu juga terlihat salah satu siswa yang ada di lokasi melerai perbuatan pelaku.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya melalui Kasubag Humas Iptu B Samosir saat dikonfirmasi membenarkan video tersebut terjadi di Kabupaten Toba.

“Benar, ada kejadian tersebut. Kita telah datangi ke sekolah dan menanyakan hal itu kepada pihak sekolah,” jelas Iptu B Samosir dikonfirmasi, Senin, 18 Oktober. Ia mengungkapkan, pihak sekolah pun telah memanggil para siswa yang ada di dalam video tersebut beserta keluarganya.

“Oleh pihak sekolah melakukan pertemuan bersama dengan para orangtua siswa dan Forkopimca Kecamatan Parmaksian, diantaranya Camat Parmaksian, Kepala Desa Siruar dan pihak sekolah yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Polres Toba bersama dengan Polsek Porsea,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, pihak keluarga dari kedua belah pihak telah berembuk dan mereka sepakat untuk menempuh jalur kekeluargaan dalam penyelesaian peristiwa itu.

“Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak, baik dari pihak terduga telah minta maaf dan pihak korban meminta kepada pihak terduga untuk terlebih dahulu membawa anaknya untuk Scaning ke RS. Siantar,” tutup Iptu B Samosir.(SAT)