Menparekraf Optimis Program Beli Kreatif Danau Toba Akan Kembangkan Ekonomi di Dairi dalam 6 Bulan

  • Whatsapp
Menparekraf Optimis Program Beli Kreatif Danau Toba Akan Kembangkan Ekonomi di Dairi dalam 6 Bulan
Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri peresmian Beli Kreatif Danau Toba (Indiespot.id/Istimewa)

Indiespot.id-Dairi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meresmikan peluncuran aplikasi Jaringan Pariwisata Hub (JP Hub) sebagai upaya mempromosikan Program Beli Kreatif Danau Toba, di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, Sabtu (20/2).

Dengan hadirnya program ini, pelaku usaha ekonomi kreatif di Dairi tetap dapat berkembang meski di tengah pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Harapan kita dalam kurun waktu 6 bulan produk produk dari ekonomi kreatif ini berkembang,” kata Sandi.

Menparekraf pun menyampaikan, program ini memiliki nilai lebih dalam mempromosikan Dairi. Tak hanya meningkatkan pemasaran produk ekonomi kreatif, tapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru dalam jumlah besar.

“Kurung waktu 6 bulan (dapat) meningkatkan penjualan produk sampai 60 persen dan melibatkan 6.738 pekerja,” tutur Sandi.

Kemenparekraf Siap Dukung Penuh dan Pendamping untuk Program Beli Kreatif Danau Toba
Sesi foto bersama kegiatan peresmian Program Beli Kreatif Danau Toba (Indiespot.id/Humas Kab. Dairi)

Sandi juga optimis programnya itu mampu meningkatan perekonomian, sesuai dengan instruksi presiden Joko Widodo, yakni meningkatkan perekonomian nasional dengan membeli dan konsumsi produk-produk asli Indonesia dan buatan anak bangsa.

“Kita bangga dan berpihak kepala produk ekonomi kreatif lokal. Kita akan lakukan pendampingan, untuk dukung program ini kita akan ditampilkan di semua platform (Menparekraf),” ujarnya

Dalam kesempat itu, ia turut mengapresiasi produk-produk kreatif di Dairi, salah satunya pembutan film tentang kehidupan masyarakat batak yang akan dirilis perdana pada bulan Maret 2021.

“Kita lihat maret 2021 kita lihat produk ekonomi kreatif. Kita akan launching produksi film, ini bagian dari ekonomi kreatif,” ujarnya

“Untuk itu kita harus gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama dan gaspol. Instruksi presiden Kita harus buka kesempatan lapangan kerja demi program padat karya,” tutupnya. (EA)