Polisi Menyelidiki Kebocoran Pipa Gas Beracun Milik PT SMGP di Madina

  • Whatsapp
PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal. Foto: (istimewa/indiespot.id)

indiespot.idMedan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara membentuk tim Khusus yang akan meyelidikin penyebab kebocoran pipa gas milik Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Peristiwa itu menyebabkan 5 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka.

Bacaan Lainnya

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, mengatakan Polda Sumut menurun tim khusus terdiri dari Labfor sebanyak tiga orang, Inafis berjumlah 4 orang, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan Brimob Polda Sumut.

“Brimob personil yang ahli radiasi sebanyak 11 orang dan Unit Jantanras Krimum Polda Sumut 16 orang,” kata MP Nainggolan, (26/1) siang di Medan.

Saat ini, lokasi pembangunan PLTP ditutup sementara, untuk mempermuda proses olah TKP kejadian gas bocor milik PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal.

MP Nainggolan, melanjutkan, “Penyeledikan disana (TKP), penyebabnya apa? Biar dulu tim bekerja. Proyek sudah dihentikan sementara dan di police line,” ujarnya.

Sebelumnya, Senin (25/1) dari sumur T02 milik PT SMGP mengeluarkan gas beracun, di sana sedang berlangsung pembangunan ‎power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi. Pengerjaan proyek pembangkit listik tersebut sudah mencapai 80 persen. [e3]