Keluarga Korban Sriwijaya Air JT 182 Akan Diberi Santunan Rp50 Juta oleh Jasa Raharja

  • Whatsapp
Basarnas temukan 5 kantong berisi body part korban Sriwijaya Air JT182 (Indiespot.id/Instagram: kansar_jakarta)

Indiespot.id-Jakarta. PT Jasa Raharja (Persero) akan memberikan santunan sebesar Rp50 Juta kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JT 182. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (KMK) nomor 16 tahun 2017.

“Sesuai dengan ketetapan Undang-undang, PMK Nomor 16 tahun 2017, kementerian keuangan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta dan jika korban sudah ditemukan semuanya kami akan selesaikan segera,” ucap Kepala Divisi Asuransi PT Jasa Raharja (Persero) Bambang Panular di RS Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (10/1).

Bacaan Lainnya

Bambang mengatakan, pihaknya telah mendata jumlah korban berdasarkan data manifes penumpang pesawat serta data dari Kementerian Perhubungan. Sementara santunan akan diberikan setelah jenazah korban berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Indentification (DVI) Polri.

“Kami tidak boleh mendahului pihak Basarnas, Polri dalam hal ini tim DVI, untuk mendapatkan data-data yang akurat dulu. Kami menunggu itu,” kata Bambang.

“Mudah-mudahan seiring dengan pendataan yang dilakukan oleh DVI oleh Polri kami akan segera mungkin menyelesaikan kewajiban Jasa Raharja kewajiban negara kepada para penumpang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Meneteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebut total ada 12 kru dan 50 penumpang dalam insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1) lalu. Dari jumlah tersebut, 40 di antaranya terdiri dari orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.

esawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di wilayah Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu tidak lama lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (9/1).

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soetta pukul 14.36 WIB. Kemudian, pesawat itu berada di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB. Setelah diizinkan naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. (EA)