Perkuat Kaderisasi, PMKRI Medan gelar MPAB

  • Whatsapp

Indiespot.id-Medan, Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) merupakan kegiatan pendidikan dan kaderisasi formal PMKRI seorang mahasiswa sebelum menjadi anggota Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 20 – 22 November 2020, bertempat di Margabina PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura. Adapun tema acara yakni Melahirkan kader yang menjiwai dan menerapkan tiga benang merah perhimpunan di tengah pandemi COVID-19.

Bacaan Lainnya

Ceperianus Gea selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura mengatakan, sebagai organisasi pembinaan dan perjuangan, PMKRI harus mampu melahirkan kader pemimpin yang berintegritas dan mampu beradaptasi dengan peradaban zaman.

“Untuk mewujudkan hal demikian, PMKRI harus menggelar kegiatan MPAB yang merupakan bentuk pembinaan dasar formal berjenjang yang akan dibekali dengan materi dasar PMKRI sesuai silabus dan itu wajib untuk diikuti oleh setiap calon anggota PMKRI. Melalui kaderisasi ini, saya berharap soliditas, daya kritis serta militansi semakin terpatri dalam diri setiap kader,” ujarnya.

Sementara itu, Gregorius Bhima selaku Koordinator Tim Kerja MPAB mengatakan, MPAB  yang saat ini dilaksanakan sangat berbeda dari sebelumnya karena dilakukan di tengah  pandemi COVID-19. Oleh karena itu MPAB dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Pembinaan kali ini dituntut untuk meningkatkan anggota bukan mengenai kuantitas namun kualitas. Saya juga berharap para kader harus dapat menjiwai dan menerapkan tiga benang merah perhimpunan yakni Kristianitas, Fraternitas dan Intelektualitas. Saya Juga  mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan tim kerja, Dewan Pimpinan Cabang, Anggota Biasa, Anggota Penyatu dan semua orang yang telah mendukung baik moril ataupun materil sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Terpisah, Jelita Simbolon selaku Koordinator Biro Pendidikan dan Kaderisasi, juga berharap para kader nantinya mampu menanamkan nilai-nilai tiga benang merah di dalam perhimpunan dan di dalam kehidupan sehari hari, jadilah kader yang militan untuk Gereja dan bangsa.

“Anggota muda PMKRI cabang Medan berpendapat para kontestan dalam pilkada serentak jangan hanya fokus pada menang kalah saja, dalam kontestasi politik di masa pandemi ini tetapi tetap harus membantu untuk menyalurkan keperluan protokol kesehatan agar mampu menjamin tidak tertular covid-19 saat mencoblos di TPS, jangan malah menggunakan money politics,” sambungnya. (E4)