Gelar Rapat Terbatas, Jokowi Minta Cuti Bersama Akhir Tahun Dikurangi

  • Whatsapp
Presiden Joko Widodo pada KTT Pleno ke-37 ASEAN (Indiespot.id/Biro Pers Setneg)

Indiespot.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar libur panjang akhir tahun 2020 dikurangi. Permintaan itu ia sampaikan saat memimpin rapat terbatas mengenai penanganan corona dan libur cuti bersama akhir tahun 2020, Senin (23/11).

“Yang berkaitan masalah libur, cuti bersama akhir tahun termasuk libur pengganti cuti bersama Idul Fitri, Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan konferensi pers usai ratas di Istana Merdeka, Senin (23/11).

Bacaan Lainnya

Namun, Muhadjir belum merinci berapa jumlah pengurangan yang diminta oleh Jokowi. Presiden juga memerintahkan pihaknya segera menggelar rapat koordinasi antarkementerian/lembaga untuk membahas pengurangan libur akhir tahundan pengganti libur cuti bersama Idul Fitri.

“Beliau memerintahkan supaya segera ada rakor yang dilakukan Kemenko PMK dan Kementerian/Lembaga terkait terkait masalah libur akhir tahun dan pengganti libur cuti bersama Idul Fitri,” kata Muhadjir.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah memutuskan menggeser libur cuti bersama Lebaran ke akhir tahun 2020, tepatnya ke 28-31 Desember. Jika tidak ada pengurangan libur akhir tahun bisa mencapai 11 hari, di mana 24-25 Desember merupakan libur Hari Raya Natal dan 1 Januari libur tahun baru 2021.

Libur akhir tahun sepanjang itu pun sudah diatur dalam SKB 3 Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Keenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Menpan RB Tjahjo Kumolo. (EA)

Pos terkait